INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK MEMOTIVASI: Walikota Depok, Mohammad Idris menghadiri kegiatan Monev PKK di Kecamatan Tapos.
INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK
MEMOTIVASI: Walikota Depok, Mohammad Idris menghadiri kegiatan Monev PKK di Kecamatan Tapos.

Lomba Kesatuan Gerak (Kesrak) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK)-Kesehatan diharapkan dapat menjadi contoh dalam pelaksanaa tugas PKK sehari hari di masyarakat. Diharapkan kinerja PKK dapat dipertahankan seperti sedang melakukan lomba.

LAPORAN: INDRA ABERTNEGO SIREGAR

Di Kawasan Kampung KB RW04, Kelurahan Tapos, Walikota Depok, Mohammad Idris yang sedang meninjau lokasi tersebut mengatakan, semua program PKK yang sedang berjalan agar dimaksimalkan, sehingga seluruh kader PKK siap dan mampu untuk diikut setakan dalam lomba – lomba yang lainnya.

“Sehingga ketika nanti ada lomba-lomba PKK contohnya lomba Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) atau lomba yang lain, kita sudah punya kesiapan,” ujar Idris.

Ia mengatakan, untuk pembinaan terhadap berbagai program pokok PKK tidak hanya dibebankan kepada PKK. Tetapi, dibutuhkan dukungan dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.

“Kami harapkan apa yang sudah dilakukan PKK saat ini bisa ditingkatkan dan pembinaan ini sangat berpengaruh terhadap penganggaran. Untuk itu, perlu keterlibatan dari dinas-dinas lain dalam mendukung program pokok PKK,” tuturnya.

Idris menambahkan, dengan adanya pembinaan yang berkelanjutan dan didukung oleh seluruh stakeholder diharapkan dapat mendukung implementasi program-program pokok PKK. Dengan begitu, langkah itu akan mampu untuk mewujudkan masyarakat Kota Depok yang sehat dan sejatera.

“Kalau kita bisa konsisten memberikan pembinaan terhadap program-program pokok PKK yang ada dan berkolaborasi dengan dinas lain, saya yakin lima tahun mendatang, 80 persen warga Kota Depok sehat dan sejahtera,” tandasnya. (*)