RAMA SAKTI/RADAR DEPOK MENCARI RIDHO ALLAH: Ketua dan pengurus FKMT, Lurah Baktijaya, Ketua MUI Sukmajaya, ketua LPM, beberapa ketua RW, foto bersama anak yatim dan dhuafa usai pemberian santunan, Sabtu (27/10).
RAMA SAKTI/RADAR DEPOK
MENCARI RIDHO ALLAH: Ketua dan pengurus FKMT, Lurah Baktijaya, Ketua MUI Sukmajaya, ketua LPM, beberapa ketua RW, foto bersama anak yatim dan dhuafa usai pemberian santunan, Sabtu (27/10).

DEPOK – Akhir Oktober 2018, masa bakti kepengurusan Forum Konunikasi Majelis Taklim ( FKMT) Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, berakhir. Kepengurusan yang diketuai Hj. Supadmi Agus menutup lima tahun kinerja dengan menyantuni 500 anak yatim dan dhuafa, Sabtu (27/10).

Bertempat di halaman Kelurahan Baktijaya, santunan dihadiri Lurah Baktijaya Pairin, Sekkel Ismet Sutisna, Ketua MUI Kecamatan Sukmajaya, KH. Abdul Qohar Azis, Ketua LPM Ma’mur beserta pengurus, mantan Lurah Baktijaya yang juga calon anggota DPRD Depok, Saiun.

“Sebenarnya santunan sebelum bulan Oktober. Tapi akhirnya kita barengi dengan berakhirnya masa bakti. Tadi saya sampaikan juga laporan pertanggungjawaban,” kata perempuan 64 tahun ini.

Selain santunan, banyak kegiatan sosial lainnya yang telah dilakukan FKMT. Mulai dari sunatan massal gratis untuk anak yatim, wakaf sandal sebanyak 500 pasang untuk masjid, pembuatan perpustakaan di kantor kelurahan, sampai peluncuran 1.000 buku antopolgi puisi.

“Alhamdulillah apa yang kami lakukan mendapat dukungan dari semua. Insya Allah semua mendapat keberkaha. Kelurahan lebih sukses, anak-anak yatim bisa mencapai cita-citanya, pengurus FKMT selalu diberkahi Allah, para pewakaf dan donatur yang selalu membantu mendapat pahala sebanyak-banyaknya,” kata Supadmi.

Selanjutnya jika kembali dipercaya menjadi Ketua FKMT Baktijaya, Supadmi bercita-cita memberikan santunan dengan jumlah lebih banyak. “Yang belum tercapai peningkatan bersyukur bisa menyantuni lebih dari 500 orang. Buat saya, orang yang bermanfaat di dunia itu adalah bisa membantu dan menyenangi orang lain. Saya hanya mau mendapat ridho Allah,” katanya.

“Penyempurnaan buku antopologi puisi yang kedua insya Allah kalau ada umur,” tandas Supadmi.

Di tempat yang sama, Lurah Baktijaya, Pairin menyampaikan terima kasih kepada pengurus FKMT yang sangat aktif dalan setiap kegiatan. Terutama kegiatan sosial.

“Bulan ini masa bakti pengurus FKMT berakhir. Kedepan saya mengharapkan pengurus lebih baik lagi. Paling tidak melanjutkan apa yang sudah dilakukan Bu Hj. Supadmi dan pengurus,” kata Pairin. (ram)