SANI/RADAR DEPOK TINGKATKAN KOMPETENSI: Dinas Pendidikan Kota Depok mengadakan Bimbingan Teknis peningkatan kompetensi bagi para kepala sekolah dan pengawas SD-SMP se-Kota Depok, di Gedung Serbaguna Lantai 10, Dibaleka Balaikota Depok, (8-9/10).
SANI/RADAR DEPOK
TINGKATKAN KOMPETENSI: Dinas Pendidikan Kota Depok mengadakan Bimbingan Teknis peningkatan kompetensi bagi para kepala sekolah dan pengawas SD-SMP se-Kota Depok, di Gedung Serbaguna Lantai 10, Dibaleka Balaikota Depok, (8-9/10).

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok terus meningkatkan kompetensi para Kepala Sekolah dan Pengawas SD-SMP negeri dan swasta. Selama dua hari, (8-9/10) kurang lebih 1.000 kepala sekolah mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan kompetensi.

LAPORAN : NUR APRIDA SANI

Bimtek ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan pihaknya dalam meningkatkan kompetensi kerja para kepala sekolah dan pengawas. Terutama, dalam penyusunan dokumen perencanaan di setiap satuan pendidikan.

“Saya ingin semua kegiatan di sekolah, berawal dari dokumen perencanaan dan terprogram dengan rapi. Karena itu, baik pengawas dan kepala sekolahnya kita berikan pembinaan ini agar lebih tertib lagi dalam menyerahkan laporan pendidikannya,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Thamrin kepada Radar Depok.

Thamrin menjelaskan, dokumen perencanaan itu terdiri dari Evaluasi Diri Sekolah (EDS), Rencana Kerja Tahunan (RKT), Rencana Kerja Sekolah (RKS), dan Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS). Keempat laporan ini harus sejalan dan mendukung program Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.

“Programnya itu seperti Sekolah Ramah Anak (SRA), Pendidikan Keluarga (PK), dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL), kita ingin semuanya bersinergi. Caranya diawali dari perencanaan di sekolah masing-masing,” jelasnya.

Guna menghasilkan pemahaman yang komprehensif, para peserta Bimtek juga mendapatkan materi dari Badan keuangan Daerah (BKD) Kota Depok. Yaitu tentang pelaksanaan dan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan sekolah.

“Setelah Bimtek, akan kita tindaklanjuti dengan workshop di setiap kecamatan. Masing-masing Kepsek dan Pengawas harus membawa dokumen perencanaannya,” ujar Thamrin.

Selain dari BKD, para peserta Bimtek diberikan materi utama oleh Dosen Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Universitas Negeri Yogyakarta, Drs. Kir Haryana. Yakni tentang penyusunan EDS, RKS, RKT, dan RKAS. (san)