IMMAWAN/RADAR DEPOK OPTIMIS: Mutia Hartati dan Annissarah Fauzia (berhijab) bersama jajaran pelatih tim Pencak Silat Kota Depok di Porda 2018 usai memastikan diri lolos ke semifinal, Rabu (10/10).
IMMAWAN/RADAR DEPOK
OPTIMIS: Mutia Hartati dan Annissarah Fauzia (berhijab) bersama jajaran pelatih tim Pencak Silat Kota Depok di Porda 2018 usai memastikan diri lolos ke semifinal, Rabu (10/10).

BOGOR – Pesilat putri Kota Depok, Mutia Hartati dan Annissarah Fauzia berhasil mengunci satu posisi di babak semifinal Porda 2018. Hal tersebut dipastikan setelah keduanya memenangkan laga perempat final yang berlangsung di GOR Indocement, Citeureup, Kabupaten Bogor, Kamis (11/10).

Dengan kepastian ini, mereka paling tidak, telah berhasil mengamankan 2 medali perunggu untuk Kota Depok. Meski baru pertama berlaga di Porda, Mutia dan Annis optimis mampu menghadapi lawannya di babak semifinal yang berlangsung hari ini.

“Intinya, keluarkan kemampuan maksimal, fokus dan tetap semangat,” kata mereka kompak.

Kepada Radar Depok, Mutia menceritakan rangkaian pertandingannya sebelum babak semifinal. Berdasarkan hasil undi pertandingan, Mutia beruntung karena berhak melangkahi babak delapan besar.

“Setelah diundi, saya bay langsung masuk perempat final,” ujar dara kelahiran 15 Desmber 19 tahun lalu tersebut.

Di perempat final, Mutia menghadapi pesilat asal Kabupaten Garut. Setelah melancarkan rangkaian jurus andalannya, Mutia berhasil memupus asa pesilat Kabupaten Garut tersebut dengan skor 5-0.

“Lawan di perempat final cukup kuat. Karena itu, saya makin tertantang dan bersemangat menghadapinya,” imbuh Mutia.

Menurut pesilat dari perguruan Setia Hati Terate ini, kunci kemenangannya berasal dari strategi bertanding yang fleksibel. Bukannya bergantung pada salah satu atau beberapa jurus andalan. “Yang penting yakin pada kemampuan dan hasil latihan,” ujarnya.

Annis menambahkan, dalam Porda 2018 tidak ada daerah yang mereka anggap berat. Yang paling berat, kata Annis, adalah melawan ego diri sendiri dalam pertandingan.

“Karena dalam pencak silat, kekuatan otot saja belum cukup. Perlu juga pengendalian emosi yang baik guna memikirkan taktik terbaik,” jelasnya.

Mutia dan Annis berharap, mereka mampu membawa pulang medali emas untuk Kota Depok. Sehingga pencak silat dapat berkontribusi dalam mewujudkan target medal dan peringkat untuk Kota Depok di Porda 2018. “Semoga kami bisa memberikan yang terbaik,” harap Annis dan Mutia.(mg2)