REGI/RADAR DEPOK DISKUSI: Ketua PMI Kota Depok (kanan) mendiskusikan rencana permohonan dana bantuan untuk bulan dana PMI kepada Pemerintah Kota Depok yang dihadiri Wakil Walikota Depok (dua dari kanan).
REGI/RADAR DEPOK
DISKUSI: Ketua PMI Kota Depok (kanan) mendiskusikan rencana permohonan dana bantuan untuk bulan dana PMI kepada Pemerintah Kota Depok yang dihadiri Wakil Walikota Depok (dua dari kanan).

DEPOK – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok mendiskusikan rencana bulan dana PMI 2018 bersama Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna, di Aula Kantor PMI Kota Depok, Jalan Boulevard, Grand Depok City, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Cilodong, kemarin.

Pembicaraan terkait permohonan dana bantuan dari Pemkot Depok dan perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Depok agar menyumbang dananya untuk bulan dana PMI yang direncananya akan dilaksanakan pada November  dan Desember 2018.

Kepala Bidang Pelayanan dan Adminstrasi PMI Kota Depok, Imron Maulana memaparkan, pihaknya sedang berupaya untuk meminta bantuan dana dengan Pemkot Depok. Hal tersebut dilakukan sebagai jalan alternatif untuk kelangsungan Bulan Dana PMI 2018.

Dia mengatakan, sampai saat ini belum ada izin untuk bulan dana PMI dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Maka dari itu, sambung dia, PMI Kota Depok meminta bantuan pemkot dan perusahaan untuk menyumbangkan dana, yang nantinya diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Untuk seluruh penyumbang kita beri kupon berbentuk buku kecil, itu sebagai tanda terima kasih telah menyumbang. Sekitar 5.000 kupon nantinya kita bagikan. Tapi saat ini izin dari PMI Provinsi Jabar belum turun,” ungkap Imron.

Selain itu, dana nantinya untuk operasional kegiatan pelayanan kebencanaan, sosial kesehatan masyarakat, dan peningkatan sumber daya manusia PMI Depok. Sebanyak 5.000 kupon akan disebar ke pemkot, sekolah, perusahaan, dan instansi lain yang ingin menyumbang.

“Itu sebagai tanda terima kasih sudah mau menyumbang. Kita sebutnya kupon,” kata Imron.

Imron menyebutkan, pemkot telah mengarahkan PMI untuk melakukan permohonan melalui proposal. Dia juga berharap, dalam waktu dekat PMI Provinsi Jabar dengan segera mengeluarkan izin untuk bulan dana PMI 2018.

“Ini masih proses administrasi. Tergantung izin prinsipnya keluar atau tidak. Kalau tidak ada kita memohon bantuan pemkot dan dana CSR perusahaan. Semoga secepatnya segala prosesnya selesai,” tutup Imron. (cr1)