IRWAN/RADAR DEPOK DOA BARENG: Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna (kiri) mendapat doa ulang tahun ke-48 dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di sela acara Workshop Kepemimpinan Visioner Kepala Daerah Provinsi Jawa Barat 2018, di Hotel Savoy Homan, Bandung, Selasa (9/10).
DOA BARENG: Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna (kiri) mendapat doa ulang tahun ke-48 dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di sela acara Workshop Kepemimpinan Visioner Kepala Daerah Provinsi Jawa Barat 2018, di Hotel Savoy Homan, Bandung, Selasa (9/10). Foto:Irwan/Radar Depok

RADAR DEPOK Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna cuma bisa tersipu malu saat Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memanggilnya ke atas podium.

Ia yang saat itu menjadi salah satu peserta Workshop Kepemimpinan Visioner Kepala Daerah Provinsi Jawa Barat 2018, di Hotel Savoy Homan, Bandung, makin terlihat salah tingkah manakala Kang Emil (sapaan Ridwan Kamil) meminta seluruh peserta workshop menyanyikan lagu selama ulang tahun.

Hari itu, Selasa (9/10), Pradi genap berusia 48 tahun. Seluruh kepala daerah atau wakil kepala daerah dari 27 kota/kabupaten se-Jawa Barat kemudian dengan semangat bernyanyi sambil bertepuk tangah.

“Tentunya saya kaget sampai Pak Gubernur tahu jika saya berulangtahun hari ini. Di podium tadi, saya mendapat doa dari Pak Gubernur,” ungkap Pradi kepada Radar Depok.

Kepada dirinya, Pradi mengatakan bila sesat sebelum workshop dimulai, Emil mengaku sempat mengakses internet. Melihat-lihat profil dirinya dan ketahuan bila ia lahir pada tanggal 9 Oktober.

“Saya merasa terharu ada perhatian dari Pak Gubernur. Soalnya saat itu sedang sesi tanya jawab, kok saya tiba-tiba diminta maju ke depan,” lanjut Pradi sembari tertawa.

Disinggung soal keberadaannya dalam workshop, Pradi mengaku bila poin dari acara tersebut ialah bagaimana menyamakan pandangan gubernur dengan seluruh kepala daerah kota/kabupaten di Jawa Barat.

“Kang Emil juga menyampaikan gagasan lima tahun mendatang. Artinya bagaimana pembangunan terintegrasi dengan provinsi,” katanya.

Pradi menuturkan, nantinya tiap-tiap daerah di Jawa Barat bakal mendapat hibah Pemprov Jawa Barat, berupa dua pasar dan dua fly over. Termasuk keberadaan tempat kreatif bagi anak muda.

Selain itu, Pemprov Jawa Barat akan mendorong akses destinasi wisata di daerah. Untuk masalah ini, rencananya akan disiapkan anggaran Rp40 miliar sampai Rp50 miliar.

“Nanti daerah diberi kesempatan mengajukan kebutuhannya,” ujarnya lagi.

Dari kegiatan tersebut, Pradi menyampaikan sejumlah hal kepada Kang Emil, seperti meminta perhatian khusus soal infrastruktur jalan. Seperti diketahui, Kota Depok merupakan gerbang Jawa Barat dan halaman DKI Jakarta.

“Hendaknya dapat diperhatikan. Kami juga sampaikan soal jumlah ASN yang belum mencapai angka ideal. Oh ya, seluruh kepala daerah atau wakil kepala daerah diminta Kang Emil membuat akun media sosial guna berhubungan dengan masyarakat,” tandasnya. (irw)