RICKY/RADAR DEPOK PEMUDA: Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Depok, Rienova Serry Donie (Ketiga dari kiri) saat meninjau workshop pemuda binaannya di Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos.
RICKY/RADAR DEPOK
PEMUDA: Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Depok, Rienova Serry Donie (Ketiga dari kiri) saat meninjau workshop pemuda binaannya di Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Depok, Rienova Serry Donnie di wilayah dapilnya, yakni Kecamatan Cilodong dan Tapos memiliki inovasi yang jitu dalam mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan perekonomian kota, salah satunya mengembangkan ekonomi kreatif melalui pemuda.

Laporan : Ricky Juliansyah

Tiap tahun, lulusan jenjang pendidikan SMA/SMK yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi, lebih memilih mencari pekerjaan. Akan tetapi, ketersediaan lapangan pekerjaan tidak sebanding dengan jumlah pelamar. Akibatnya, angka pengangguran makin tinggi.

Di usia produktif dan masuk angkatan kerja, tetapi tidak mendapatkan kesempatan bekerja, tentu akan semakin banyak. Sehingga, perlu upaya-upaya nyata untuk mengurangi angka tersebut yang mayoritas pemuda.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Depok, Rienova Serry Donie memiliki cara jitu untuk mengurangi angka pengangguran, hal ini coba diterapkan di wilayah Dapil Legislator dari Fraksi Gerindra DPRD Kota Depok ini, yakni Cilodong dan Tapos.

Rienova sendiri menjadikan Dapilnya sebagai pilot projek dengan merangkul dan memberdayakan pemuda untuk mengembangkan usaha ekonomi kreatif, diantaranya di bidang desain, percetakan dan sablon.

“Kita tidak bisa menunggu pengusaha membuat pabrik baru atau mall baru, harus jeli melihat peluang, saat ini yang paling memungkinkan adalah dibidang ini,” kata Rienova.

Dewan yang juga fokus pada beberapa cabang olahraga ini mengaku, ekonomi kreatif sangat cocok untuk para pemuda yang masih memiliki semangat, ide segar dan kreatif untuk menjalankan bidang bisnis yang tidak membutuhkan modal besar.

Saat ini pun, berbekal pengalaman dari beberapa pemuda yang sebelumnya pernah menggeluti bidang tersebut, ilmu nya diberikan ke pemuda lainnya yang dirangkul dan benar-benar ingin memajukan usaha bersama Rienova.

Jangan heran, meski workshop mereka masih terbatas, tetapi mereka sudah mulai mendapatkan orderan dari beberapa konsumen.

“Saya bersyukur apa yang saya rencanakan untuk pemuda ini sudah berjalan, sudah mulai terima order, anak muda di sini pada dasarnya kreatif, tinggal di arahkan dan bantu permodalan mereka agar nantinya mereka bisa mandiri,” ucap Rienova. (*)