MIFTAHUL HAYAT/JAWA POS Ratna Sarumpaet saat menggelar konferensi pers terkait dirinya mengaku dianiaya, Rabu (3/10).
yamaha-nmax
MIFTAHUL HAYAT/JAWA POS
Ratna Sarumpaet saat menggelar konferensi pers terkait dirinya mengaku dianiaya, Rabu (3/10).

JAKARTA –  Aktivis Ratna Sarumpaet diamankan di Bandara Soekarno-Hatta, malam ini. Dia dicegah untuk bepergian ke luar negeri.

Hal tersebut dikonfirmasi Kapolres Bandara Soekarno-Hatta AKBP Viktor Togi Tambunan. Dia mengaku telah menerima surat pencegahan untuk Ratna.

“Kalau saya di Polresta Bandara ini memang menerima surat pencegahan. Benar sekarang sedang dalam proses pencegahan,” ujarnya saat duhubungi Jawa Pos (Radar Depok Grup), Kamis (4/10).

Namun Victor enggan menjelaskan lebih rinci terkait pencegahan Ratna dan dibawa kemana ibunda dari Atiqah Hasiholan itu. “Kalau proses selanjutnya, penjelasannya dari penyidik Polda Metro,” tukasnya.

Sementara dari informasi yang dihimpun JawaPos.com, Ratna rencananya akan terbang ke Chile. Kabarnya, dia akan menghadiri konferensi penulis naskah teater perempuan sedunia. Ratna diundang untuk memberikan pidato kebudayaan di acara pembukaan konferensi tersebut.

Baca Juga  DJP Luncurkan Aplikasi M-Pajak dan Buku Reformasi Perpajakan

Sebelumnya, Ratna Sarumpaet membuat geger masyarakat dengan foto wajahnya yang penuh lebam. Hal ini pun memantik perhatian Wakil Ketua DPR Fadli Zon hingga Calon Presiden Prabowo Subianto. Mereka berdua sampai menemui Ratna. Ibunda Atiqah Hasiholan itu lantas bercerita bahwa luka lebam diwajahnya akibat dipukuli orang di Bandara Husein Sastranegara Bandung pada 21 September malam.

Namun ternyata setelah ditelusuri pihak Kepolisian, terungkap fakta bahwa Ratna pada tanggal tersebut Ratna malah berada di RS Khusus Bedah Bina Estetika, Menteng, Jakarta. Hal tersebut diperkuat dengan rekaman CCTV dan bukti transfer uang dengan total Rp90 juta rupiah.

Dia menjalani perawatan bedah pelastik hingga 24 September 2018. Usai polisi mengekspos fakta-fakta itu, akhirnya Ratna menggelar konferensi pers kemarin sore dan mengakui bahwa dia telah berbohong dan sebagai pencipta hoax terbaik.

Baca Juga  Walikota Depok Sisipkan Dua Poin Pelarangan, Salah Satunya Kegiatan Berkerumun Dibubarkan

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, aktivis Ratna Sarumpaet ditangkap.

“Iya, (Ratna Sarumpaet) sudah (ditangkap), nanti silakan ke (direktorat) krimum,” ujar Argo, Kamis (4/10).

Argo membenarkan informasi yang mengatakan bahwa Ratna ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis malam. “Iya, iya (ditangkap) di Bandara. Nanti Krimum yang jelaskan,” kata dia.   Meski demikian, Argo belum menjelaskan detail mengapa Ratna ditangkap dan mengenai kronologi penangkapannya. Selain Ratna Sarumpaet, sejumlah orang memang dilaporkan terkait dugaan penyebaran hoax penganiayaan Ratna. Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menyebut mereka yang terlapor di antaranya Fadli Zon dan Dahnil Anzar Simanjuntak. Setyo menyebut penyebar hoax bisa dijerat dengan Pasal 14 dan 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana atau UU ITE. (dna/JPC/dtc)

Baca Juga  Final Debat Lebih Kondusif