DEPOK – Kekerasan pada perempuan dan anak masih jadi persoalan di Kota Depok. Tindakan kekerasan tersebut membuat Komunitas Daun Salam (KDS) Depok menggelar seminar, bertajuk Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Kota Depok.

Tidak sampai disitu, KDS yang terbentuk dari perempuan alumni Akademi Pimpinan Perusahaan (APP) Jakarta ini. Juga menganggap menjadi tanggung jawab semua pihak.

Humas Komunitas Daun Salam, Hayati Hamzah mengatakan, dalam waktu dekat Komunitas ini menggelar seminar. Bentuk dari keresahan dan antisipasi mengatasi persoalan Kekerasan yang kerap terjadi. Rencananya, pada Sabtu (6/10) mendatang Seminar tersebut digelar di D’Mall Depok, Jalan Margonda Raya, Kav88, Kemiri Muka, Beji, Depok.

“Peduli terhadap persoalan-persoalan sosial khususnya terkait perempuan dan anak tergerak, untuk ikut serta menyikapi persoalan ini,” kata Hayati kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Senada, Ketua Panitia, Detti Artsanti menambahkan, kasus tersebut sama bahaya dengan persoalan sampah, kemacetan dan juga masalah Pedagang Kaki Lima (PKL). Menurutnya, persoalan kekerasan wanita dan anak sama berbahaya, dengan itu perlu pemerintah sebagai pengawas dalam melaksanakan program yang melindungi perempuan. Dalam hal ini sebagai korban kekerasan.

“Seminar ini bisa jadi arahan pemerintah Kota Depok melakukan program yang mrlindungi perempuan korban.” Kata Detti kepada Radar Depok.

Dia juga berharap, adanya sinergitas yang dibangun antara lembaga legislatif, pemerintah Kota Depok dan masyarakat secara umum dalam menyikapi persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah depok.

“Lembaga Legislatif sebagai pengawas dalam pelaksanaan program yang dilakukan oleh Pemmerintah Kota Depok, serta memberikan masukan juga,” tutur Detti.

Untuk Masyarakat khusunya, sambung Detti, seminar ini juga dapat menjadi pengetahuan peran masyarakat dalam membangun kepedulian terhadap persoalan kekerasan yang marak terjadi. Kekerasan pada perempuan atau anak.(cr1)