IRWAN/RADAR DEPOK DITERTIBKAN: Satpol PP Menertibkan bangunan liar di sejajar rel dekat Pasar Kemirimuka, Kecamatan Beji, Kemarin.
IRWAN/RADAR DEPOK
DITERTIBKAN: Satpol PP Menertibkan bangunan liar di sejajar rel dekat Pasar Kemirimuka, Kecamatan Beji, Kemarin.

DEPOK – Bangunan liar (Bangli) sebanyak 45, di RW15 Kelurahan Kemirimuka, Beji diratakan Korps Penegak Perda kemarin. Pembongkaran dilakukan lantaran, keberadaan bangli tersebut melanggar  Peraturan Daerah (Perda) Nomor 16 Tahun 2012 tentang Pembinaan dan Pengawasan Ketertiban Umum.

Kasaatpol PP Depok, Yayan Arianto menjelaskan, ada dua kegiatan Satpol PP pada Rabu (3/10) yakni pertiban bangli, dan penyitaan miras sebanyak 17 krat di toko murah yang sebelumnya telah disita 11 dus. “Upaya ini bentuk  menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 16 Tahun 2012 tentang Pembinaan dan Pengawasan Ketertiban Umum, ” kata Yayan, kepada Radar Depok, kemarin.

Kata Yayan, secara konsisten dilakukan Satpol PP Kota Depok. Dan menetapkan hari Rabu sebagai hari penertiban. “Mulai Maret 2018, kita tetapkan hari Rabu sebagai hari penertiban,” ucap Yayan.

Senada, Kepala Bidang Ketenteraman Masyarakat, Ketertiban Umum Pengamanan Pengawalan (Transmas Tibum dan Pamwal) Satpol PP Kota Depok, Kusumo mengatakan, sejak Maret 2018, tercatat sebanyak 20 titik bangli dan PKL yang melanggar Perda, telah ditertibkan Satpol PP.

“Ada 20 kegiatan penertiban yang sudah kami lakukan sepanjang Maret hingga awal Oktober 2018. Semua kegiatan dilakukan mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP), jadi selama ini tidak ada kendala berarti. Kami akan terus melakukan penertiban terhadap bangunan yang menyalahi aturan,” jelasnya.

Untuk diketahui, titik penertiban yang sudah dilakukan Satpol PP Kota Depok antara lain, trotoar di Jalan Beji, Jalan Irian Jaya, Jalan Anggrek, Jalan Mawar Kecamatan Pancoran Mas, Jalan Proklamasi Kecamatan Sukmajaya, wilayah Pangkalan Jati, Kecamatan Cinere, wilayah Bojongsari dan Jalan Raya Bogor.(irw)