NGECEK: Boweh sedang memeriksa bibit ikan Patin miliknya.
Regi /Radar Depok
NGECEK: Boweh sedang memeriksa bibit ikan Patin miliknya.

Depok – Usaha pembudidayaan bibit ikan Patin yang dilakukan oleh Boweh salah satu warga Jalan H Su’aeb RT6/2, Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo menuai hasil yang sangat mengembirakan bahkan usaha rumahan yang telah dilakoninya sejak beberapa tahun silam kini sudah menjadi mata pencaharian utama untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

LAPORAN : Regi Pranata Bangun/ Radar Depok

Boweh yang merupakan Putra asli Krukut ini mengaku dalam sebulan bisa mengantongi keuntungan lebih dari Rp10 juta dari hasil penjualan bibit ikan Patin yang dibudidayakan di kolam samping rumahnya.

“Alhamdulillah dalam sebulan saya minimal bisa menjual bibit ikan Patin dengan ukuran 4 sentimeter sebanyak 200.000 ekor dengan harga jual perekornya Rp200 rupiah dan keuntungannya berkisar antara 20 hingga 25 persen yang kalau dihitung mencapai lebih dari Rp 10 juta ” ujar Boweh.

Dikatakannya meski bukan termasuk pekerjaan berat, namun usaha pembudidayaan bibit ikan Patin tidak semudah yang diperkirakan orang, pasalnya kata dia selain harus mengetahui kapasitas dan kedalaman air kolam, juga harus memperhatikan suhu air kolam sehingga ikan tidak mati.

“Harus tau caranya dan harus telaten kalau tidak ikan akan mati dan kita pasti rugi ” ujarnya.

Saat ditanya prihal pemasaran bibit ikan Patin, Boweh mengaku sudah memiliki langganan tetap yang dibeberapa daerah seperti Banjarnegara Jawa Tengah,  Cianjur Jawa Barat dan sejumlah pedagang ikan diwilayah lainnya.

“Pemasaran sudah lancar, karena saya banyak langganan tetap. Bahkan, saya sering kewalahan memenuhi permintaan pelanggan saya, karena selain bibit ikan Patin saya juga membudidayakan ikan hias yang saya kirim ke Yogjakarta dan Solo Jawa tengah ” pungkas Boweh. (*)