PEBRI/RADAR DEPOK KOLABORASI: Kepala SMKN 2 Depok, Tatang Komarudin bersama dengan pihak dari Hotel Sultan menandatangani MoU kerjasama.
yamaha-nmax
PEBRI/RADAR DEPOK
KOLABORASI: Kepala SMKN 2 Depok, Tatang Komarudin bersama dengan pihak dari Hotel Sultan menandatangani MoU kerjasama.

DEPOK – SMKN 2 Depok terus melebarkan sayap kerjasama dengan beberapa pihak. Kali ini SMKN yang berlokasi di Jalan Abdul Wahab, Kecamatan Sawangan menjalin kerjasama dengan The Sultan Hotel Jakarta atau yang biasa disebut Hotel Sultan. Kerjasama yang dijalin tentu saja untuk peningkatan kualitas pendidikan di SMKN 2 Depok dalam berbagai aspek.

Wakil Hubungan Industri (Hubin) SMKN 2 Depok, Sri Maisaroh mengatakan, ada beberapa hal pembahasan dalam kerjasama tersebut, yakni tentang pengembangan pendidikan, pelatihan, rekrutmen sumber daya manusia. Selain itu, juga untuk sinkronisasi Kurikulum SMKN 2 Depok dengan dunia kerja.

“Sudah ada beberapa hotel yang kerjasama dengan SMKN 2 Depok. Karena ada beberapa jurusan di SMKN 2 Depok yang terintegrasi dengan dunia perhotelan,” ucapnya kepada Radar Depok.

Baca Juga  Balmut Mulai Rp169 Ribuan

Sri Maisaroh menuturkan, kerjasama ini juga berkaitan dengan pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) siswa. Jadi, bisa untuk penempatan siswa dalam menjalankan PKL. Jadi, ada pengembangan pelatihan soft dan hard skill untuk siswa. Ini juga berkaitan dengan rekrutmen tanaga kerja dari lulusan SMKN 2 Depok.

“Kami sudah menandatangani MoU (Memorandum of Understanding) kerjasama dengan Hotel Sultan,” katanya.

Sementara itu, Kepala SMKN 2 Depok, Tatang Komarudin menjelaskan, sesuai dengan sistem pembelajaran di SMK yakni menciptakan siswa yang siap untuk masuk ke dunia kerja. Maka, hubungan baik dengan dunia kerja pun harus dijalin oleh pihak sekolah. Agar, SMK bisa menyesuaikan pendidikan di sekolah, dengan kebutuhan di dunia kerjanya.

Baca Juga  DPAPMK Bentuk Duta Pendongeng

“Sistem pendidikan di SMK harus terus beradaptasi dengan perkembangan dunia industri. Agar, pendidikan yang diberikan ke siswa di sekolah bisa sesuai dengan kebutuhan sumber daya manusia di dunia kerja,” tuturnya. (peb)