SANI/RADAR DEPOK KEPRAMUKAAN: SMP Darul Ilmi menggelar kegiatan LDKS-LDKO selama dua hari, di Rumah Kebon Astuty Center yang berlokasi di Jalan Pendidikan, Kelurahan Cinangka, Kecamatan Sawangan.
SANI/RADAR DEPOK
KEPRAMUKAAN: SMP Darul Ilmi menggelar kegiatan LDKS-LDKO selama dua hari, di Rumah Kebon Astuty Center yang berlokasi di Jalan Pendidikan, Kelurahan Cinangka, Kecamatan Sawangan.

Jiwa kepemimpinan sudah seharusnya dibentuk sejak dini. Di ranah pendidikan, biasanya melalui kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS). Sebanyak 130 pelajar SMP Darul Ilmi mengikuti kegiatan tersebut selama dua hari.

Laporan: NUR APRIDA SANI

Rabu, 3 Oktober 2018, siswa-siswi kelas VII-IX SMP Darul Ilmi mulai bergerak dari Bakti Karya Meruyung menuju Rumah Kebon Astuty Center yang berlokasi di Jalan Pendidikan, Kelurahan Cinangka, Kecamatan Sawangan. Mereka mengenakan pakaian pramuka lengkap dengan atribut.

Selama dua hari, (3-4/10), ratusan pelajar tersebut mengikuti kegiatan LDKS dan LDKO. Pramuka kini sudah menjadi ekstrakurikuler (ekskul) wajib di sekolah. Pihak sekolah merasakan manfaat yang luar biasa saat anak didik sudah mendalami kepramukaan.

“Kegiatan LDKS-LDKO ini merupakan langkah awal dalam membentuk siswa yang mandiri, tanggungjawab, cinta tanah air, disiplin, dan tentu saja pemimpin,” kata Kepala SMP Darul Ilmi, Lia Kamelia kepada Radar Depok.

Dalam kesempatan itu, anak-anak mendapatkan tiga materi besar yang disampaikan oleh Sekretaris Mabicab Kota Depok, kepala sekolah, dan dari pihak pemadam kebakaran. Di lokasi, siswa diajak untuk membangun kekompakkan dengan sesama temannya. Acara pun juga dibentuk dengan keceriaan.

Sekretaris Mabicap Kota Depok, Sariyo Sabani menyampaikan materi tentang tipe kepemimpinan. Sedangkan kepala sekolah memberikan materi soal manajemen organisasi. “Untuk menjadi pemimpin kalian harus bisa menguasai 20 kualitas, salah satunya yang terpenting Jujur dan beretika,” jelas Lia.

SMP Darul Ilmi tak lupa memasukkan nilai-nilai keislaman selama kegiatannya. Seperti salat berjamaah, renungan, dan salat sunnah tahajud. Hal itu dilakukan sejalan dengan salah satu visi Kota Depok, yakni religius.

“Besok (hari ini, red) akan ada penyematan lencana tanda kecakapan khusus (TKK) untuk mereka. Dan khusus Pasukan Khusus akan naik tingkat dari Ramu menjadi Rakit, dari Rakit menjadi Terap,” tutup Ketua Panitia, Dede Kurniasih. (*)