IMMAWAN/RADAR DEPOK SOLID: Pelatih tim berkuda Kota Depok untuk Porda 2018, Yudhi Anggasurya bersama atlet dan official tim usai mengunci posisi di putaran final pada Minggu (01/10), di Kabupaten Pangandaran.
IMMAWAN/RADAR DEPOK
SOLID: Pelatih tim berkuda Kota Depok untuk Porda 2018, Yudhi Anggasurya bersama atlet dan official tim usai mengunci posisi di putaran final pada Minggu (01/10), di Kabupaten Pangandaran.

DEPOK – Peluang medali Kota Depok di Porda 2018, di cabang olahraga Berkuda Pacu terbuka lebar. Melalui babak penyisihan yang berlangsung pada Minggu (1/10), mereka berhasil meloloskan kuda-kudanya ke putaran final pada 6-7 Oktober 2018.

Keenam nomor pertandingan yang berhasil mereka tembus adalah nomor sprint di kelas A, B, C, dan D. Kemudian di nomor eksibisi kelas G 1000 meter dan kelas perdana cd 600 meter.

Pelatih Tim Berkuda Depok Porda 2018, Yudhi Anggasurya menjelaskan, hasil tersebut diperoleh dari pacuan melawan 12 Kabupaten/Kota lain.

Menurut Yudhi, keberhasilan ini telah ia prediksi sebelumnya setelah mengingat rangkaian persiapan yang pihaknya lakukan. “Keberhasilan ini merupakan buah dari program latihan yang mereka terima selama ini. Ditambah, asupan nutrisi terbaik yang kami siapkan,” terang Yudhi.

Meski begitu, Yudhi tidak jumawa menghadapi putaran final. “Peluang kemenangan di final masih 50:50,” imbuhnya.

Bukan pesimis, Yudhi hanya mencoba untuk realistis karena kuda-kuda yang ia turunkan berusia jauh lebih muda di banding kuda dari kabupaten/kota lain. “Kuda kita usianya sekitar 3 tahun. Sedangkan kuda dari daerah lain rata-rata 6 tahun,” terang pemilik An Najm Stable tersebut.

Meski begitu, Yudhi percaya tidak ada yang tidak mungkin dalam pacuan kuda. Semua bisa terjadi, bahkan mengingkari data-data statistik. Karena itu, Yudhi bertekad mendorong atletnya untuk terus berusaha sekuat tenaga demi mencapai hasil yang terbaik di Porda 2018. ”Target kami medali perak di kelas A Sprint dan B Sprint,” pungkasnya.(mg2)