Kepala Humas dan KIP UI, Rifelly Dewi Astuti
Kepala Humas dan KIP UI, Rifelly Dewi Astuti

DEPOK – Bencana alam gempa bumi dan tsunami yang menimpa Kabupaten Donggala, Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9) lalu membuat seluruh masyarakat Indonesia turut memberikan bantuan. Tak terkecuali yang dilakukan Civitas Akademika Universitas Indonesia (UI).

UI mengerahkan tenaga medis, dosen, mahasiswa, dan alumni turun berjibaku mencari dan membantu para korban. Hal itu disampaikan Kepala Humas dan KIP UI, Rifelly Dewi Astuti. Civitas akademika UI tersebut tergabung dalam Tim UI Peduli.

“Saat ini pihak kampus belum menyiapkan fasilitas khusus untuk mahasiswa asal Kota Palu berangkat menjenguk keluarganya langsung. Tapi melalui Tim UI Peduli kami mengerahkan pasukan bantuan,” katanya kepada Radar Depok, Kemarin (2/10).

Tim UI Peduli kloter pertama yang tiba di Kota Palu sejak Minggu (30/9) berjumlah 13 orang tenaga medis. Mereka melakukan asessmen awal lokasi bencana dan turut membantu pelayanan medis di lokasi bencana dengan membangun Posko Satelit UI Desa Toaya, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala.

“Ini adalah upaya respon cepat dari kami terhadap bencana di Palu dan Donggala yang telah memakan korban jiwa. Setelah kloter pertama memetakan bantuan logistik, tim kloter kedua akan berangkat 3-8 Oktober 2018 dengan fokus utama pengiriman logistik, aksi SAR, penyediaan air, listrik, dan komunikasi,” jelas Rifelly.

Kemudian kloter ketiga akan diberangkatkan pada 8-13 Oktober 2018 dengan fokus yang berbeda. Yakni, penanganan medis, trauma healing, dan sanitasi lingkungan. Tim UI Peduli dikoordinasikan oleh Direktorat Riset & Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia (DRPM UI).

“Tim UI Peduli berkonsentrasi pada empat klaster yaitu Klaster Kesehatan, Klaster Assessment Dampak Gempa, Klaster Psikososial dan Klaster Sanitasi Lingkungan. Selain itu, UI Peduli juga akan membawa sejumlah hasil inovasi dan riset karya dosen,” ujar Direktur DRPM UI, Prof. Heri Hermansyah.

Karya dosen Fakultas Teknik UI bernama Dr. Chairul Hudaya diantaranya Tabung Listrik (Talis) Solar Cell sebagai solusi distribusi listrik dengan mudah tanpa bergantung dari kabel dan transmisi pembangkit tenaga listrik. Lalu Portable solar powered submersible pump untuk memenuhi kebutuhan air, penerapan teknologi LoRa untuk komunikasi darurat di daerah bencana dan Portable solar cell untuk kebutuhan listrik.

“Pada klaster kesehatan, UI Peduli menyiapkan tenaga kesehatan untuk penanganan spesialistik di RS seperti dokter kandungan, bedah umum, bedah saraf dan orthopedi. UI Peduli juga memberikan tenaga kesehatan yang siap terlibat dalam penanganan bantuan medis secara mobile dengan spesialisasi anak, spesialis penyakit dalam, serta dokter umum,” tutup Heri Hermansyah. (san)