SD TUNAS IBLAM FOR RADAR DEPOK KREATIF: Para siswa SD Nasional Plus Tunas Iblam menggunakan berbagai atribut pakaian yang terbuat dari bahan daur ulang, dalam rangka memeriahkan Hari Pahlawan, Sabtu (10/11).
SD TUNAS IBLAM FOR RADAR DEPOK
KREATIF: Para siswa SD Nasional Plus Tunas Iblam menggunakan berbagai atribut pakaian yang terbuat dari bahan daur ulang, dalam rangka memeriahkan Hari Pahlawan, Sabtu (10/11).

Kreativitas yang dilakukan para siswa SD Nasional Plus Tunas Iblam patut ditiru. Siswa mengubah dan mendaur ulang barang-barang yang sudah tidak terpakai menjadi busana unik. Hal itu mereka lakukan guna memeriahkan Hari Pahlawan, Sabtu (10/11).

LAPORAN: M. AGUNG HR

Kemeriahan Hari Pahlawan diawali dengan pawai dari Lapangan Gaban Beji melalui Jalan Raden Sanim menuju sekolah. Kegiatan tersebut dilepas oleh salah satu perwakilan dari kelurahan Beji.

“Pawai ini sudah yang kedua kalinya. Tahun ini temanya religius, nasionalis, berwawasan global. Uniknya para siswa mendaur ulang barang yang sudah tidak terpakai menjadi busana bertemakan teknologi informasi dan ramah lingkungan,” ucap Kepala SD Nasional Plus Tunas Iblam, Zainal Alam kepada Radar Depok.

Persiapan busana sudah dilakukan sejak jauh hari, dan diikuti oleh siswa Kelas I hingga V. Setiap kelas mengambil tema berbeda-beda.

Kegiatan ini lanjut Zainal, bertujuan agar siswa bisa merasakan menjadi pahlawan masa depan, karena siapa pun bisa menjadi pahlawan.

“Pawai juga sekaligus mengampanyekan kepada warga sekitar, bahwa kita perlu mengenang jasa para pahlawan, dan perlu ditanamkan sejak dini,” terang Zainal.

Setelah tiba di sekolah, setiap kelas dengan penampilan busana daur ulang akan melewati penilaian. Mulai dari cara jalan dan yel-yel. Diisi juga lomba literasi, serta lomba puisi. (*)