ARNET/RADAR DEPOK KOTAK PENGADUAN: Lurah Pondok Jaya, Mulyadi memperkenalkan kotak saran di kantor kelurahan.
ARNET/RADAR DEPOK
KOTAK PENGADUAN: Lurah Pondok Jaya, Mulyadi memperkenalkan kotak saran di kantor kelurahan.

DEPOK – Laporan pengaduan pelayanan berupa kotak saran atau disingkat ‘kosan’ oleh Kelurahan Pondok Jaya diklaim efektif dalam berkomunikasi dengan warganya.

Semenjak dilaunching pada bulan Oktober, kosan sudah menerima ratusan kertas yang berisi kepuasan, saran, serta kritik yang diberikam warga.

“Memang cara jadul ini dibilang ketinggalan zaman. Tapi justru efektif untuk warga. Pengaduan via telepon atau media sosial tidak sebanyak pengaduan yang masuk seperti kosan ini,” kata Mulyadi, Lurah Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung, kepada Radar Depok.

Mengingat warga yang datang mengurus keperluan di kelurahan dapat dikategorikan orang tua, katanya, maka kurang menguasai media sosial atau internet.

Dengan bentuk kotak memanjang dan memiliki empat warna, yaitu hijau menandakan sangat puas, biru menandakan puas, merah menandakan tidak puas, dan ungu untuk kritik dan saran.

Mulyadi mengaku, terkadang rasa tidak enak dan canggung kerap terjadi saat berbincang hingga akhirnya kritik saran tidak tersampaikan semua karena rasa itu tadi.

“Ini yang kita ambil kritik saran yang tidak tersampaikan itu. Jadi kita  siasati pakai kosan supaya semua kritik saran masuk semua,” katanya.

Adanya kotak saran diakui Ketua Forum RT-RW Pondok Jaya, Lalan, dirasakan bermanfaat tersedia di kantor kelurahan. Setiap warga bisa memberikan masukan dengan cara yang standar.

“Cuma tinggal nulis, masukin kotak, selesai. Nanti itu akan dibahas pada rapat bareng kelurahan. Kan ibu-ibu nggak ngerti internet, bisanya nulis kalau pengaduan,” tutur Lalan.

Kosan biasanya akan dibuka satu atau dua minggu sekali yang nantinya akan menjadi masukan saat rapat koordinasi dengan aparatur kelurahan, warga, LPM, RT, dan RW.

“Ini terobosan yang baik. Karena kritik itu penting, untuk membangun dan memperbaiki kinerja aparatur pemerintahan,” kata Lalan. (cr2)