DICKY/RADAR DEPOK EDUKASI: Para peserta PDM Academy yang diadakan di Hotel Santika Depok.
DICKY/RADAR DEPOK
EDUKASI: Para peserta PDM Academy yang diadakan di Hotel Santika Depok.

DEPOK – Kamis (811), PDM Academy secara resmi dibuka. PDM Academy merupakan kolaborasi antara NAMA Foundation, NICE Indonesia, Rumah Kepemimpinan, dan Putra Daerah Membangun. Kegiatan pelatihan untuk para putra-putri daerah yang memiliki kontribusi membangun daerahnya melalui komunitas, yayasan, maupun bisnis.

Di Opening ceremony tersebut, peserta dibakar semangatnya dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta mengumandangkan nilai perjuangan “Idealisme Kami” untuk menanamkan rasa kontribusi yang murni tanpa ambisi pribadi.

Project Officer Rizky Yudo mengatakan, peserta dapat mengambil ilmu dari expert diberbagai bidang pembangunan daerah. Pada kegiatan tersebut, training yang diberikan antara lain sosial dan stakeholder mapping, validasi masalah, solusi, dan penerima manfaat, strategi fundrising, sosial business model, manajemen proyek dan perencanaan dampak, serta leadership dan kelembagaan.

“Kami menghadirkan salah satu inisiator PDM, Reza Zaki,” ujar Rizky kepada Radar Depok, kemarin.

Sementara itu, Reza mengungkapkan, kebanyakan pemuda sekarang lari ke kota untuk mencari kehidupan yang lebih baik daripada di daerah. Sehingga desa-desa di Indonesia itu tertinggal. Pemuda-pemudi hebat itu seharusnya kembali ke daerah agar bisa menghidupkan daerah dari potensinya masing-masing.

Ditempat yang sama, Direktur Eksekutif Rumah Kepemimpinan, Bachtiar Firdaus merasa optimis bahwa dengan meluasnya pengaruh PDM Academy, anak-anak daerah akan memiliki semangat yang lebih untuk membangun daerahnya dan berani bercita-cita sebagai petani. Bahchtiar menuturkan, bahwa membangun daerah bukanlah hal yang mudah. Namun dengan adanya PDM Academy, para putra daerah dapat berkolaborasi dan membangun jejaring dengan baik sehingga dampaknya menjadi lebih besar.

“Pelatihan dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi para peserta dan penerima manfaat di daerahnya,” tutup Bachtiar. (dic)