RICKY/RADAR DEPOK KONSOLIDASI: Ketua DPD Partai NasDem, Hutomo Agus Subekti (Pegang Mik) didampingi Ketua DPW Partai NasDem Jabar, Saan Mustopa saat konsolidasi internal di kantor DPD Partai NasDem Kota Depok, Jalan Juanda, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya.
RICKY/RADAR DEPOK
KONSOLIDASI: Ketua DPD Partai NasDem, Hutomo Agus Subekti (Pegang Mik) didampingi Ketua DPW Partai NasDem Jabar, Saan Mustopa saat konsolidasi internal di kantor DPD Partai NasDem Kota Depok, Jalan Juanda, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya.

DEPOK – Sebagai kota metropolitan, warga Kota Depok yang kesehariannya sibuk dengan rutinitas pekerjaan dan lainnya membutuhkan sarana hiburan yang memadai. Untuk itu, Pemkot Depok harus membangun fasilitas tersebut bagi warganya.

“Seperti dengan membuat taman di tiap wilayah, meski beberapa sudah dibangun, tapi masih belum cukup menyeluruh,” tutur Ketua DPD Partai NasDem Kota Depok, Hutomo Agus Subekti kepada Radar Depok, Rabu (7/10).

Menurutnya, keberadaan taman menjadi penting, karena sebagai sarana hiburan bagi masyarakat, baik untuk bersantai, melepas lelah, berkumpul bersama keluarga dan juga untuk berkegiatan bersama.

Hutomo yang pada Pemilu 2019 maju sebagai Caleg DPRD Kota Depok di Dapil Beji, Cinere, Limo ini menilai, fasilitas taman masih terbilang belum maksimal kini, jika melihat perkembangan kota tetangga, seperti Tangerang Selatan dan lainnya.

“Di sana fasilitas untuk fitnes dan jogging track yang luas pun tersedia,” paparnya.

Selain itu, Pemkot Depok pun harus jeli melihat potensi situ yang bisa dikembangkan sebagai wisata air. Sebabnya, di Kota Depok memiliki 23 situ yang masih eksis keberadaannya.

Bahkan, sudah ada beberapa situ yang dijadikan destinasi wisata bagi wisatawan domestik atau warga sekitar di akhir pekan.

“Namun, lagi-lagi sarana dan prasarana di situ masih kurang, dan perlu dorongan dan intervensi dari APBD Kota Depok untuk mewujudkan destinasi wisata air yang bisa membanggakan dan menambah PAD-nya,” ungkap Hutomo.

Padahal, jika Pemkot Depok serius dalam memberdayakan situ-situ yang ada, banyak dampak positif yang ditimbulkan, salah satunya menumbuhkan perekonomian warga setempat, dengan membuat kios-kios UKM yang khusus dikelola warga pribumi, dan warga tidak perlu jauh-jauh untuk berwisata.

“Sekarang banyak yang lebih memilih ke mall atau ke daerah lain yang fasilitas wisatanya lebih lengkap dan menarik, kenapa Depok tidak direncanakan dengan matang padahal potensi ada di depan mata,” tegasnya.

Ia menyarankan, jika APBD Kota Depok belum bisa maksimal untuk membangun fasilitas pendukung di situ, maka solusi yang paling mungkin adalah menggandeng investor swasta dengan kesepakatan yang telah ditentukan sebelumnya. “Itu kan salah satu cara, masih banyak cara lain yang bisa dilakukan untuk mengelola situ,” kata Hutomo.

Selain itu, Hutomo menambahkan, jika keduanya di lengkapi sarana pendukungnya, maka akan banyak keluarga yang memanfaatkan sarana-sarana tersebut, baik taman maupun situ. “Ini juga bisa meningkatkan keluarga bahagia karena bisa bermain atau berlibur tanpa harus mengeluarkan biaya yg cukup mahal untuk keluarganya dan dapat memperkokoh ketahanan keluarga yang menjadi program pemerintah,” ucap Hutomo. (cky)