AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK TETAP MENGAJAR : Salah satu guru honorer saat melakukan kegiatan belajar mengajar di SDN Depok Jaya 1, Kecamatan Pancoranmas, kemarin. Walaupun ada beberapa guru honorer di Kota Depok yang mengadakan aksi mogok mengajar.
yamaha-nmax
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
SEMANGAT MENGAJAR: Salah satu guru saat melakukan kegiatan belajar mengajar di SDN Depok Jaya 1, Kecamatan Pancoranmas.

DEPOK – Pada 25 November guru di seluruh Indonesia memperingati Hari Guru Nasional (HGN). Hal ini diperingati guna memberikan penghargaan atas jasa para guru.

Menyoroti HGN ini, Walikota Depok, Mohammad Idris menilai, menjadi manusia yang baik diperlukan tenaga pendidik sekaligus juga pengayom, untuk membentuk karakter manusia. Selain itu guru bukan hanya berprofesi sebagai guru, tetapi siapa pun yang ikhlas dan rela berbagi ilmu dialah sebenarnya guru.

“Guru sebagai lilin mengobarkan dirinya mencerahkan kehidupan orang lain, dan selalu menerangi setiap kegelapan. Semoga setiap lelah guru melahirkan generasi tangguh berjiwa negarawan,” tutur Idris kepada Radar Depok, kemarin (25/11).

Masa kini lanjut Idris, guru dituntut berpacu dengan teknologi informasi dalam mendidik. Peran guru semakin penting, karena harus membentengi anak didiknya agar tidak terjerumus pada informasi negatif.

Baca Juga  Pemilu Pilu dari Lima Srikandi Amerika

“Mari sama-sama kita tingkatkan profesionalisme guru menuju pendidikan abad 21. Kedepankan keteladan untuk menata dan membangun peradaban,” harap Idris.

Senada, Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna mengatakan, perhatian pemerintah terhadap para guru terus dilakukan. Salah satunya dengan memberikan gaji ke-13. Kedepannya, pemkot tidak akan asal merekrut guru honorer di sekolah negeri.

“Kedepan, guru honorer yang direkrut harus mendapatkan rekomendasi dari Dinas Pendidikan. Kemudian psikotes, guna menghindari hal yang tidak diinginkan ketika sudah diterima,” ujar Pradi.

Pradi menyebutkan, gaji guru honorer sudah ada standarisasi berdasarkan masa kerja dan pendidikannya. Dan ketika penerimaan, pendidikan minimal harus S1.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Mohammad Thamrin mengatakan, HGN merupakan momen penting yang harus diperingati setiap tahunnya. Thamrin menilai, orang berhasil bisa eksis dari sejak kecil hingga saat ini tidak terlepas dari andil dan peran guru, yang sudah membimbing, membina, dan memberikan ilmu sejak sekolah di tingkat dasar sampai perguruan tinggi.

Baca Juga  Ingin Wujudkan KLA di Depok

“Banyak orang hebat dan maju berkat guru. Sudah sepantasnya kita apresiasi para guru yang telah menjadikan kita semua seperti ini,” terang Thamrin kepada Radar Depok, kemarin (25/11).

Bagi para pelajar yang saat ini masih mengenyam pendidikan di bangku sekolah, Thamrin meminta agar selalu menghormati dan mengikuti apa yang disampaikan guru saat membimbing, serta memberikan pelajaran.

“Marahnya seorang guru, marah karena sayang. Agar menjadikan kita tetap disiplin, hormat, dan mengikuti pelajaran dengan baik,” tandas Thamrin.

Thamrin mengatakan, guru sebagai pahlawan pembangunan insan cendekia akan mulia bila apa yang diberikan kepada anak didik, dengan kinerja yang ikhlas tulus dan penuh dedikasi. “Jayalah dan tetap semangat para pahlawan tanpa tanda jasa untuk Depok yang unggul, nyaman, dan religius,” tutup Thamrin. (irw/gun)

Baca Juga  Paket School Kit dan Beasiswa Lazismu