AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK TARGET PEREKAMAN KTP EL : Seorang warga sedang melakukan perekaman KTP-el di Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoranmas, Kamis (27/12). Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia mengintruksikan kepada pemerintah kota maupun kabupaten untuk melakukan perekaman KTP-EL secara serentak.
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
TARGET PEREKAMAN KTP EL : Seorang warga sedang melakukan perekaman KTP-el di Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoranmas, Kamis (27/12). Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia mengintruksikan kepada pemerintah kota maupun kabupaten untuk melakukan perekaman KTP-EL secara serentak.

DEPOK – Pelayanan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-EL) di 63 kelurahan di Kota Depok, pada Kamis (27/12) dibuka hingga pukul 20.00 wib.

Terkait hal ini, penyelenggara Pemilu mengapresiasi pemerintah yang menginisiasi pelayanan jemput bola perekaman KTP-EL serentak secara nasional yang diarahkan kepada pemilih pemula.

Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna mengaku bersyukur dan mengapresiasi langkah Disdukcapil tersebut. Nana berharap dengan kegiatan ini, warga Depok yang belum merekam KTP-EL dapat terfasilitasi.

“Untuk data sebanyak 77 ribu warga Depok belum melakukan perekaman KTP-EL. Disdukcapil memang tidak memberikan informasi ter-update. Sebab, mereka tidak ada kewenangan melaporkan ke kita,” kata Nana kepada Radar Depok, Kamis (27/12).

Namun lanjut Nana, pihaknya berencana berkoordinasi dengan Disdukcapil guna mengetahui sisa warga Depok yang belum melakukan perekaman KTP-EL.

“Silaturahmi tidak ada salahnya, berdiskusi terkait kegiatan atau tahapan Pemilu yang sedang kita hadapi,” papar Nana.

Senada, Koordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kota Depok, Dede Selamet Permana mengapresiasi langkah Disdukcapil melakukan perekaman serentak di Kota Depok.

“Hanya saja menurut pantauan di beberapa kelurahan, masih ada alat yang rusak/offline/jaringan error sehingga menjadi kendala. Bahkan ada yang harus mengalihkan perekaman ke kelurahan lain,” tutur Dede kepada Radar Depok.

Berdasarkan data dari Panwascam dan Panwas Kelurahan, sambung Dede, di Kelurahan Rangkapanjaya mengalami kendala sehingga dialihkan ke Kelurahan Rangkapanjaya Baru, demikian juga di Kelurahan Pancoranmas.

Kemudian, Kecamatan Cimanggis, untuk Kelurahan Pasir Gunung Selatan mengalami kerusakan alat rekam, perekaman dialihkan ke Kelurahan Tugu dan Kelurahan Mekarsari. Sedangkan di Kecamatan Cipayung terdapat kendala di Kelurahan Cipayung Jaya dan Ratujaya. Selain itu di Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Cilodong.

”Itu kondisi saat ini yang mengalami server error dan dalam perbaikan,” paparnya

Ia menambahkan, untuk 77 ribu warga Depok yang diinformasikan belum melakukan perekaman KTP-EL, pihaknya belum mendapatkan informasi ter-update dari Disdukcapil.

“Sama sekali belum ada jawaban dari surat yang kami layangkan ke Disdukcapil, sebelum pleno penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan 2 (DPTHP-2) atau sebelum 13 November 2018. Perekaman hari ini kami dapat infonya dari Bawaslu Jabar, dan share foto-foto surat Disduk kepada lurah,” ucap Dede.

Diketahui, Disdukcapil Kota Depok memberikan surat pemberitahuan kepada lurah se-Kota Depok guna menindaklanjuti Surat Kementerian Dalam Negeri RI Nomor 471.13/24150/Dukcapil Tanggal 17 Desember 2018 yang ditujukan kepada Bupati/Walikota seluruh Indonesia, perihal pelayanan jemput bola perekaman KTP-EL serentak secara nasional yang diarahkan kepada pemilih pemula.

Terpisah, Sekretaris Disdukcapil Kota Depok, Henry Mahawan mengatakan, pelayanan KTP-EL di Depok tidak ada jemput bola. Tetapi, pelayanan jemput khusus akta kelahiran dan perekaman yang sudah dilakukan yaitu di Rutan Cilodong.

“Di setiap kelurahan sudah ada alat rekam dan cetak blangko KTP-EL,” ucap Henry singkat.

Kepala Disdukcapil Kota Depok, Misbahul Munir menuturkan, bagi yang alat perekamnya terbatas dilakukan jemput bola. Pelayanan juga ditambah waktu kerja operator perekaman hingga pukul 20.00 wib.

“Bagi yang alat perekamnya terbatas dilakukan jemput bola, ini akan lebih efektif. Hari ini (kemarin, Red) penambahan jam kerja,” tutur Misbahul. (cky/irw)