Lebih Dekat dengan Owner Muna Food, Endah Kurnianingsih Sulap Garasi Jadi Dapur, Produksi Pizza hingga Donat Susu

In Utama, Wisata dan Kuliner
AGUNG/RADAR DEPOK
ENTREPRENEUR: Owner Muna Food, Endah Kurnianingsih menunjukkan sejumlah produknya, yaitu pizza dan donat susu. Di ruang produksinya, Endah juga dibantu oleh sejumlah karyawan.

Home industri di Kota Depok sudah tak terhitung jumlahnya. Mulai dari yang dirintis kecil-kecilan, hingga pelaku usaha yang sudah memiliki modal besar. Mulai dari kerajinan tangan hingga produksi makanan, seperti donat dan pizza.

Laporan: M. Agung HR – Depok

Pada salah satu garasi mobil di Komplek Poinmas Rangkapan Jaya, Pancoranmas, tampak sibuk sejumlah ibu-ibu yang hilir mudik. Aneh memang, garasi yang seharusnya diisi deretan kendaraan dengan aroma asap menyengat, berubah menjadi wangi adonan roti.

Karena penasaran, kami pun mencoba ‘mengintip’ ke ruangan itu. Ternyata, sumber wangi adonan roti berasal dari bahan dasar donat dan pizza racikan Endah Kurnianingsih. Ya, perempuan kelahiran Purwokerto 25 Agustus 1971 ini merintis usaha pembuatan kue dengan label Muna Food. Ia mengaku, lahan yang dimiliki terbatas, akhirnya mengubah garasi mobil menjadi tempat produksi kue, khususnya donat.

“Iya ini tadinya garasi, saya ubah jadi dapur Roti Muna. Sudah saya rintis sejak 2016, walaupun awalnya saya membuka usaha tempe coklat atau pecok,” tutur Endah kepada Radar Depok.

Kemudian, karena sangat berat mengedukasi produk Pecok ke masyarakat, akhirnya Endah beralih memproduksi roti. Dari berbagai macam varian, ternyata donat itu leading sampai akhirnya ia berfikir bagaimana orang bisa makan donat setiap saat.

“Mudah dan tersedia di kulkas, akhirnya saya frozenkan. Kalau terhitungnya di bisnis makanan ini dari 2014,” ucap istri dari Martono ini.

Alasan pemberian nama Muna pada label produknya, Endah mengatakan bahwa Muna itu bahasa Arab yang artinya cita-cita atau keinginan yang kuat. Di samping itu anak pertamanya juga diberi nama Muna. Dari sinilah ia klop-kan menjadi sebuah ladang usaha. Perlu diketahui, saat ini Endah dikaruniai empat orang anak. Yaitu, Muna Sofia (22), Muhammad Ali Azmi (20), Muhammad Ziyad Alfikri (16), dan Nafis Abdul Rahman (12).

“Yang diporduksi saat ini adalah donat, roti manis, pizza, donat ready to eat atau frozen, dan snack. Dalam satu hari bahan baku donat bisa 400 pcs,” kata Endah.

Donat yang ia bikin adalah donat lain dari yang lain. Berbahan dasar susu cair, yang sebelumnya harus dibekukan terlebih dahulu. Karena menurutnya, jika tidak dibekukan pengiriman akan penyok-penyok. Dikirim dalam kondisi beku, sampai tujuan masih bagus kondisinya. Sedangkan untuk pemasraan online off line dan via reseller. Dari tahun ke tahun usahanya membuat donat susu terus berkembang. Bahkan, peminatnya bukan hanya dari Jabodetabek saja, melainkan ada yang dari Kalimantan dan Sulawesi.

“Saya juga buka peluang usaha untuk donat frozen, dengan hanya Rp15 juta mendapatkan mesin produksi, pemberian seribu kemasan di awal, mesin koding untuk expire date, timbangan, mixer roti. Pokoknya dari paket tersebut orang bisa memiliki usaha,” tegas Endah.

Menurutnya, peluang usaha pada paket tersebut sudah ada yang berminat, dan telah berjalan. Tetapi syaratnya untuk paket usaha ini brand nya harus beda.

“Justru mereka senang, mereka sekarang punya usaha. Ada yang ngambil peluang ini dari daerah Sangata Kalimantan dengan nama Sofia Donat, kemudian di Samarinda namanya Yuka Donat. Tapi sebetulnya mengambil usaha paket dari sini,” terang Endah.

Endah menyebutkan, harga untuk user Depok Rp20 ribu, harga reseller dengan pembelian tertentu Rp16 ribu per satu pack isi 10 pcs. Awalnya dibuat rasa donat original yang bolong dan hanya diberi gula, karena permintaan akhirnya ia buka bikin varian isi coklat, strawberry, unti kelapa, dan rasa pandan. Donat yang paling digemari adalah rasa original.

“Ciri khas donat Muna ini adalah donat susu. Bahan dasarnya susu cair. Dalam satu hari bisa menghabiskan untk 400 pcs itu tepungnya 8-10 kilo, susu cair empat liter,” terangnya.

Endah pun berharap, kelak bisa memiliki pabrik, bisa mempekerjakan orang, dan orang bisa punya penghasilan dari usaha ini. Endah mengatakan, tujuannya berbisnis donat bukan semata-mata mencari uang, tetapi bagaimana usaha ini bermanfaat bagi banyak orang. Diketahui, omzet perbulan dalam memproduksi donat bisa mencapai Rp10 juta. Sedangkan inovasi terbaru yang tengah disiapkan yaitu pizza frozen yang sudah ada saosnya, ditambah smoke beef, dan keju. “Jadi, bagaimana orang di rumah sedang ngumpul ingin pizza atau donat tidak perlu delivery order, juga bisa bikin sendiri di rumah,” ucap Endah yang juga menjabat sebagai Ketua UKM Kecamatan Pancoranmas ini.

Dalam menekuni sebuah usaha, Endah berpesan setiap para pelaku usaha harus memiliki komitmen dan keseriusan terhadap usaha yang digelutinya. (*)

You may also read!

PSHT bantu tenaga medis

PSHT Depok Berbagi Jamu dengan Tenaga Medis

PEDULI : Keluarga Besar PSHT barikan bantuan kepada tim medis di RS Brimob, Sabtu (18/04).

Read More...
BLT di negeri jepang

Di Jepang, Tiap Warga Dapat Rp14,5 Juta Hadapi Korona

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM - Pemerintah Jepang tengah serius untuk mengentaskan penyebaran virus Korona. negara dibawah kepemimpinan Perdana

Read More...
APD kreasi dari UI

UI Kembangkan APD Respirator

DIKEMBANGKAN : Tim ahli dan peneliti Universitas Indonesia mengembangkan prototype Alat Pelindung Diri (APD), dalam

Read More...

Mobile Sliding Menu