ARNET/RADARDEPOK DIRUSAK: Isnaini Nurdin (korban) saat menunjukan kerusakan pintu yang dirusak para pelaku untuk memperoleh barang berharga di kediamannya di Jalan Citra, Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, Depok, Jumat (14/12).
ARNET/RADARDEPOK
DIRUSAK: Isnaini Nurdin (korban) saat menunjukan kerusakan pintu yang dirusak para pelaku untuk memperoleh barang berharga di kediamannya di Jalan Citra, Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, Depok, Jumat (14/12).

DEPOK – Musibah naas menimpa keluarga Isnaini Nurdin bos layang-layang yang tinggal di Jalan Citra RT 01/05, Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, Depok. Kediamannya disatroni rampok kemarin (14/12) malam.

Saat itu Isnaini dan istri sedang pergi kerja dan rumah dalam kondisi kosong. Ketika pulang kerja sekitar jam 10 malam, Isnaini mendapati seluruh pintu kediamannya sudah dalam posisi terbuka.

“Waktu saya sampai rumah semua pintu sudah kebuka, pintu rumah dibongkar, pintu kamar dirusak, dan semuanya dalam keadaan berantakan,” jelas Isnaini kepada Radar Depok.

Barang yang berhasil dibawa pelaku, di antaranya Motor Yamaha Mio S bernomor polisi B 6331 EMU warna hitam, Kamera SLR Canon EOS M3, emas sebesar 5 gram, 5 jam tangan casio ori, buku tabungan, buliyet deposito.

“Mereka berhasil menemukan BPKB motor setelah mengacak-acak kamar utama,” kata bosa layangan ini.

Diduga para pelaku sudah melakukan pengintaian kediamannya. Sebab sekitar dua minggu lalu, anaknya yang sedang sendiri di rumah pernah memergoki dua orang menggunakan motor vario, setelah mendengar bunyi gerbang dibuka paksa.

“Memang waktu itu anak saya pernah memergoki, karena ada yang ingin buka gerbang dengan kencang, setelah dilihat kedua orang itu langsung kabur,” tuturnya.

Saat kejadian, korban diberitahukan warga yang sedang bermain bola melihat dua orang melaju kencang, tapi warga tidak terlalu curiga karena saat itu sedang hujan.

“Pas kejadian saya nanya sama warga, memang pas sebelum maghrib anak-anak yang sedang bermain bola dekat rumah saya melihat dua orang bawa motor ngebutnke arah luar,” ucapnya.

Korban mentafsir kerugian yang dialami sekitar 20 juta rupiah. Ia menyesalkan jam tangan istrinya yang baru diberikan sekitar tiga hari lalu ikut dibawa pelaku.

Korban saat ini sudah melapor ke Reskrim Polres Depok, usai laporan diterima, korban kembali ke rumahnya bersama tiga orang polisi melakukan olah TKP. (Cr2)