Puluhan pelaku UMKM Kota Depok mengikuti pelatihan digital yang dilaksanakan di aula Perpusatakaan Kota Depok, kemarin. Foto : SANI/RADAR DEPOK
Puluhan pelaku UMKM Kota Depok mengikuti pelatihan digital yang dilaksanakan di aula Perpusatakaan Kota Depok, kemarin. Foto : SANI/RADAR DEPOK

DEPOK – Pelatihan digital sangat dibutuhkan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sekitar 100 pelaku usaha di bidang sepesialis usaha kecil, mengikuti pelatihan yang dipelopori Komunitas Rumah Kreatif Belimbing (RKB) di aula Perpustakaan Kota Depok, kemarin.

Ketua Komunitas RKB, Yosep Susanto mengatakan, pelatihan digital bertujuan agar para pelaku UMKM tidak ketinggalan terhadap perkembangan digital. Sebab, dunia digital dapat berperan penting dalam kenaikan penjualan produk.

“Pelaku UMKM bisa menjual produknya sampai ke luar Depok kalau melalui startup-startup,” kata Yosep kepada Harian Radar Depok, usai seminar dan pelatihan bertajuk Goes Digital Bersama UKM Belimbing.

Dia menjelaskan, para pelaku UMKM harus siap menghadapi era industri 4.0. Namun, segmentasi pelaku usaha di Kota Depok masih didominasi usia di atas 35 tahun. Walaupun ada juga pelaku usaha yang berada pada rentan usia 25-30 tahun.

Pada usia di atas 45 tahun, kebanyakan pelaku usaha kurang paham dengan penggunaan gawai. Dan itu menjadi salah satu faktor, yang mengakibatkan tidak ada peningkatan pada jumlah penjualan produk.

“Kami akan merata ke seluruh pemilik UMKM agar mendapatkan pelatihan digital dengan narasumber yang kompeten,” papar Yosep.

Sementara itu, di lokasi yang sama, Kepala DKUM Kota Depok, M. Fitriawan mengungkapkan, pelatihan ini menjadi langkah awal pihaknya bekerjasama dengan UMKM lain, guna menambah pengetahuan pelaku UMKM di Kota Depok.

“DKUM akan support segala hal yang berkaitan dengan peningkatakan potensi UMKM di Kota Depok,” jelasnya.

Menurut Ketua UMKM Sukmafood, Rudi UMKM Depok sudah harus go online. Pihaknya di Kecamatan Sukmajaya sendiri sudah mulai menggerakan roadshow ke setiap kelurahan untuk membuat pelatihan online.

“Go online akan membawa dampak positif untuk keberlangsungan pendapatan mereka,” tutup Rudi. (san)