AKAR RUMPUT FOR RADAR DEPOK SOLID: Tim Akar Rumput Kota Depok menyiapkan delegasi untuk beraudiensi dengan DLHK Provinsi Jabar. Mereka dilepas di Posko Akar Rumput Kecamatan Limo, kemarin (20/1).
AKAR RUMPUT FOR RADAR DEPOK
SOLID: Tim Akar Rumput Kota Depok menyiapkan delegasi untuk beraudiensi dengan DLHK Provinsi Jabar. Mereka dilepas di Posko Akar Rumput Kecamatan Limo, kemarin (20/1).

Tim Akar Rumput Siapkan Delegasi

DEPOK – Tim akar rumput Kota Depok siap mengirimkan delegasi untuk beraudiensi dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat. Setelah melayangkan surat resmi kepada Gubernur Jawa Barat dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat dengan nomor surat 006/TAR/ DPK/Audiensi/01/2019 pada tanggal 10 Januari 2019.

Ketua Koordinator Aksi Lingkungan Hidup Tim Akar Rumput Kota Depok, H.O. Djuniedy Marpaung menyebutkan, audiensi rencananya digelar Kamis (24/1). Ini berdasarkan atas keprihatinan suara Akar Rumput akibat tingginya pencemaran polusi air, udara, dan tanah yang diakibatkan oleh sampah dan asap kendaran bermotor, terutama di kawasan uji coba SSA, situ, dan sungai Ciliwung. Hal ini pula disertai upaya penyelamatan lingkungan yang maksimal oleh Pemprov Jabar maupun Pemkot Depok.

“Kemi mendorong diterbitkannya Pergub Provinsi Jabar tentang penyelamatan dan inventarisir seluruh situ, sungai, serta fasos fasum yang merupakan aset milik negara di wilayah Jabar dan Kota Depok sebagai area penghijauan,” ucap Marpaung kepada Radar Depok.

Poin lain yang akan disampaikan Tim Akar Rumput kepada Pemprov Jabar, yaitu mendukung sepenuhnya atas surat edaran Gubernur Jabar kepada seluruh kepala daerah di Jabar untuk melaksanakan aksi tanam pohon yang langsung dutanam ke bumi. Sebagai sarana penghijauan, dan resapan air tanah.

“Seperti satu pertokoan satu pohon, satu rumah satu pohon, dengan pengawasan langsung dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jabar, serta Kementerian Lingkungan Hidup,” tegasnya.

Senada, Jubir Gerakan Akar Rumput, Suryadi Boges menambahkan,  pihaknya mendorong percepatan revitalisasi dan normalisasi di badan situ, outlet dan inlet dari hulu ke hilir. Kemudian area sempadan kawasan Situ Pladen, dan situ lainnya.

“Ini sebagai wilayah cadangan air, area penghijauan, area bebas limbah, kawasan bebas banjir, hingga penyelamatan sanitasi air, serta peningkatan populasi ekosistem,” ucap Boges.

Hadir pula dalam giat tersebut, Ketua Pimpinan Politik Lokal Tim Akar Rumput Kota Depok, Agustyar. (gun)