Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama

DEPOK – Kabar pernikahan Bripda Puput Nastiti Devi dengan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akhirnya menemui titik terang. Karena, surat syarat pernikahan Puput telah terdaftar di Kelurahan Pasir Gunung Selatan (PGS), Kecamatan Cimanggis, Kota Depok.

Lurah PGS, Aselih membenarkan hal tersebut. Menurut Aselih, administrasi pernikahan baik N1, N2, dan N3 telah terdaftar sejak pekan lalu. Sehingga, Aslih memastikan bahwa warganya, yaitu Bripda Puput akan menikah walaupun tanggalnya belum diketahui.

“Sudah mengurus N1, N2, dan N3. Sekitar satu minggu lalu. Itu surat pengantar yang diurus sebelum orang mau menikah. Dia (Puput, red) memang warga saya,” kata Aselih, Rabu (23/1).

Aselih mengaku, saat mengurus berkas tersebut, Bripda Puput diwakili ayahnya Teguh Sriyono (50) yang datang langsung ke kantor Kelurahan PGS. Saat disinggung dengan siapa Puput akan melepas masa lajangnya, Aselih memperkirakan Puput dipersunting Basuki Thahaja Purnama alias Ahok.

“Kalau enggak salah menikahnya sama Ahok. Saya kan cuman melayani warga saya yang datang, karena dia warga saya. Kalau Ahok-nya sih bukan warga saya,” ujar Aselih.

Lantaran sudah mengurus N1, N2, dan N3, Aselih menegaskan secara administrasi di tingkat kelurahan Puput sudah tak perlu mengurus apa pun. Namun, Aselih tidak mengetahui kapan dan di mana Puput akan menikah, dia hanya dapat memastikan Puput yang sejak lama dikabarkan akan dinikahi Ahok bakal menikah.

“Itu cuma surat pengantar, jadi di tingkat kelurahan sudah beres administrasi. Saya enggak tahu kapan dan di mana dia akan menikah. Yang jelas sudah mengurus,” tuturnya.

Diketahui, N1 adalah surat keterangan menikah, N2 adalah surat keterangan asal-usul, dan N3 yaitu surat keterangan tentang orangtua.

Selain itu, Aselih menjelaskan dengan tegas bahwa Puput dan Ahok nantinya akan menikah secara Kristen. Sebab, dirinya saat itu menandatangani surat yang mencantumkan agama dari sang perempuan.

“Kayaknya Kristen dari yang saya tanda tanganin. Bahasanya, perempuannya ikut Ahok lah. Yang jelas benar kalau surat pengantar sudah seminggu yang lalu,” tandasnya.

Ketika dikonfirmasi kepada pihak keluarga, ayah Puput yaitu Aiptu Teguh Sriyono menyatakan, ketidaktahuannya perihal surat tersebut. Bahkan dia sempat mengulang kata-kata konfirmasi berulang kali.

“Saya kurang tahu ya nanti tanya sama yang bersangkutan, untuk jelasnya belum. (Bapak yang menyerahkan?) Kalau itu belum, belum ya, nanti dikonfirmasi lagi ya,” tutur Teguh.

Sementara itu, pengacara Ahok, Teguh Samudera menyatakan bahwa perempuan yang kerap diisukan sebagai kekasih Ahok, Bripda Puput Nastivi Devi akan berhalangan hadir saat pembebasan Ahok. Hal itu dikarenakan pekerjaannya. “Bripda Puput nggak ikut lah. Kan tugas nggak bisa bolos, nanti kenapa-kenapa,” jelas Teguh, Rabu (23/1).

Puput adalah bekas ajudan mantan istri Ahok, Veronica Tan. Sebelumnya, dia bertugas di Direktorat Objek Vital Polda Metro Jaya dan saat ini bertugas di Detasemen Pelayanan Markas Mabes Polri. Teguh pun menjelaskan bahwa dirinya belum mendapatkan kabar kelanjutan hubungan antarkeduanya. “Untuk selanjutnya, sih saya ingin tanyanya pas beliau keluar,” ungkapnya.

Saat ditanya terkait barang atau makanan yang diminta Ahok selepas dari Mako Brimob, Kelapa Dua Depok, Teguh pun menyatakan tidak ada. Sebab, orang-orang kesayangannya selalu membawakan kebutuhan Ahok saat berkunjung. “Nggak ada, beliau di sana lengkap loh mau makanan buah, buku-buku banyak. Kan ada yang bawain pas kunjungan,” jelasnya. (dra/jpc)