DCOR jadi Ruang Pengambilan Keputusan

DEPOK Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok, Sidik Mulyono mengatakan, keberadaan Depok City Operation Room (DCOR) boleh pula dijadikan semacam ruangan pengambilan keputusan Walikota Depok.

Misalnya, kata dia, Walikota memimpin rapat tentang inflasi. Maka nanti di monitor, sudah disiapkan data-data yang dibutuhkan. Termasuk prediksi untuk satu tahun mendatang. Di dalamnya juga dimasukan segala bentuk usulan-usulan strategis dari OPD.

“Nanti Pak Walikota tinggal memutuskan atau menggabungkan usulan. Kalau boleh saya menyebutnya War Room. Di dalam DCOR, terdapat dua kursi utama, untuk Pak Walikota dan Pak Wakil Walikota,” ujarnya kepada Radar Depok, Rabu (23/1).

Dirinya juga mengatakan DCOR cocok pula dijadikan Rapat Terbatas (Ratas). Karena bila ada order data dari Walikota, akan lebih mudah diperlihatkan. “Mirip War Room yang ada di Amerika Serikat pokoknya,” tambah dia.

Lebih lanjut, Sidik menambahkan bila tahun ini, selain berencana menambah keberadaan CCTV. Pihaknya juga ingin mamasang sensor ketinggian air di Sungai Ciliwung. Tepatnya di Pos Pantau Jembatan Panus dan Jembatan GDC. Seluruhnya nanti terkoneksi ke DCOR.

Lalu misalnya, bila Pemkot Depok memiliki sensor unutk mendeteksi udara, tentu pula akan dipantau lewat DCOR. Bila memang segala sensor itu terealisasi, maka akan sangat baik dalam upaya pengambilan kebijakan.

“Kami bantu data untuk diserahkan ke OPD. Ini bentuk dukungan ke OPD,” jelasnya.

Dirinya pun tak menampik bila ke depannya, DCOR bakal menjadi pusat pengelolaan media sosial pemkot Depok. Bisa nanti ditambah dua lajur lagi untuk operator. “Kalau sekarang dinas terkait dulu. Kan punya semangat integrasi. Kami justru meminta semua OPD untuk integrasi.

Ia berharap agar Semua aplikasi yang disediakan pemerintah, bisa memberi pelayanan prima.

“Ada keluhan masyarakat, silahkan disampaikan. Ke depan berharap kita bangun kota ini dari keluhan seperti Sigap. Jadikan sebagai acuan layanan dan infrastruktur,” tukasnya. (san)