LANGGANAN BANJIR : Warga saat menerobos banjir dikawasan Taman Duta, Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya, Selasa (22/1). Tempat tersebut menjadi langganan banjir yang disebabkan oleh luapan Situ Pengarengan.Foto : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
LANGGANAN BANJIR : Warga saat menerobos banjir dikawasan Taman Duta, Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya, Selasa (22/1). Tempat tersebut menjadi langganan banjir yang disebabkan oleh luapan Situ Pengarengan.Foto : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

DEPOK-Perumahan Taman Duta, di Kelurahan Cisalak, Sukmajaya banjir sudah biasa. Penghuni sudah merasa bosan. Bertahun-tahun lokasi tersebut sudah menjadi langganan saban hujan sebentar. Apalagi kemarin. Hujan yang menghujam Kota Depok sejak Senin (21/1), membuat perumahan terendam selutut pria dewasa.

Pantauan Radar Depok di lokasi, sejumlah warga yang pulang bekerja tampak kesulitan untuk memasuki perumahan. Begitu juga warga yang hendak keluar perumahan. Fadel warga perumahan Taman Duta misalnya. Dia mengaku, banjir di wilayahnya cukup sering terjadi dan bukan hal asing lagi.

“Bosan juga  banjir terus. Ini sih masih biasa. Belum lama malahan pernah airnya satu meter lebih atau sampai dada orang dewasa,” kata pria berusia 29 tahun ini, kepada Harian Radar Depok kemarin.

Menurutnya, setiap hujan turun di kawasan tersebut selalu banjir. Mengingat berada di area cekungan. “Tapi harusnya Pemkot Depok punya solusi, karena wilayah kami ini ada perlintasan dua sungai yakni Kali Jantung dan Laya,” ujar Fadel.

Genangan air selalu menggenang, Situ Pengarengan juga tak mampu menampung debit air. “Mudah-mudahan air cepat surut karena biasanya beberapa jam kemudian air kembali surut,” tuturnya.

Terpisah Forum Warga Korban Banjir (FWKB), Junaedi Sitorus meminta, agar pihak kontraktor pembangunan Jalan Tol Cigago segera membuat sodetan ke Sungai Ciliwung. “Karena jika tidak segera dibangun, sampai kapanpun Taman Duta pasti akan terendam,” terang Junaedi Sitorus. (rub)