Foto : SANI/RADAR DEPOK KENA BATUNYA: Pelaku curanmor, Hendra Bin Abu Bakar (23) berhasil ditangkap Resmob dan anggota Buser Polsek Sukmajaya.
Foto : SANI/RADAR DEPOK
KENA BATUNYA: Pelaku curanmor, Hendra Bin Abu Bakar (23) berhasil ditangkap Resmob dan anggota Buser Polsek Sukmajaya.

KRIMINALITAS

DEPOK – Unit Reserse Mobile (Resmob) Polresta Depok bersama anggota Buser Polsek Sukmajaya berhasil membekuk pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) setelah menjadi buronan polisi selama 20 hari. Penangkapan dilakukan di sebuah kontrakan Pasar Kambing RRI Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya.

Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Deddy Kurniawan mengatakan, pelaku bernama Hendra Bin Abu Bakar (23) yang melakukan aksi tersebut bersama rekannya Feri yang sampai saat ini masih menjadi buronan polisi.

“Dari hasil pemeriksaan dan penyelidikan tersangka mengaku sudah tujuh kali mencuri sepeda motor di wilayah Depok, Jakarta Timur, Bogor, dan Tangerang namun selalu lolos,” katanya kepada Radar Depok, Jumat (18/1).

Hendra ditangkap setelah mencuri sepeda motor Satria FU berplat nomor B 6271 VIJ dan Honda Beat berpelat B 3776 KWM yang sudah dijualnya. Kedua sepeda motor itu di jual dengan harga masing-masing Rp1,5 juta dan Rp2 juta. “Uang hasil penjualannya itu dibagi dua. Pengakuannya untuk kebutuhan sehari-hari,” jelasnya.

Dalam melakukan aksinya, Hendra menggunakan kunci Leter Y serta dua buah anak kunci yang digunakan untuk merusak kunci stang dan menghidupkan motor. Dan satu buah parang pun juga digunakan untuk menjaga diri saat aksinya diketahui warga.

“Tersangka membawa parang untuk menakuti korban yang berani melawan. Pengakuan tersangka tidak sampai digunakan untuk melukai korban, tapi penyidik masih mendalami keterangan,” tuturnya.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban perbuatannya, Hendra dijerat pasal 363 KUHP tentang Pencurian dan Pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. (san)