UJI SUKMA MEDIANTI/JAWA POS PAMIT: Liliyana Natsir bersalaman dengan Presiden RI Joko Widodo di Istana Merdeka, Selasa (29/1).
UJI SUKMA MEDIANTI/JAWA POS
PAMIT: Liliyana Natsir bersalaman dengan Presiden RI Joko Widodo di Istana Merdeka, Selasa (29/1).

 

JAKARTA – Presiden Joko Widodo menerima mantan atlet bulu tangkis Lilyana Natsir di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (29/1). Butet datang ke Istana Merdeka untuk berpamitan dengan Jokowi setelah memutuskan gantung raket akhir pekan lalu.

Dengan mengenakan jaket merah, Butet diterima Presiden pada pukul 09.30 lalu berbincang dengan Presiden selama setengah jam. Setelah selesai berbincang, Butet menghampiri wartawan yang sudah menunggu di lobi Istana Merdeka. Butet menyempatkan diri untuk mengajak Jokowi selfie. Selanjutnya ia mengajak Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno untuk foto bersama.

“Seneng dong akhirnya bisa selfie sama Pak Jokowi,” kata Butet kepada Jawa Pos (Radar Depok Grup) saat hendak meninggalkan Kompleks Istana.

Butet mengatakan bahwa meski sudah sering bertemu dengan Presiden, baru kali ini ia bisa punya kesempatan berswafoto dengan orang nomor satu di Indonesia itu. “Selama ini kan kalau ketemu difotoin terus,” lanjutnya.

Adapun selepas gantung raket, Butet akan langsung ditarik sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dibawah Kementerian Pemuda dan Olahraga. Namun, tugasnya tetap melatih dan memotivasi bibit-bibit unggul bulu tangkis di daerah-daerah. “Sebentar lagi butet kan menjadi PNS, menjadi ASN ya kan. Tapi tetap yang saya titipkan agar bisa memotivasi, muter ke seluruh klub-klub yang ada di daerah-daerah, pelatihan-pelatihan di daerah-daerah ke klub-klub semuanya beri motivasi,” kata Jokowi.

Sebelumnya, karir Butet sebagai pebulutangkis resmi berakhir saat laga duetnya bersama Tontowi Ahmad di Indonesia Masters 2019 pada 27 Januari kemarin. Sepanjang karirnya selama 24 tahun, banyak gelar yang sudah diraih oleh atlet kelahiran Manado, Sulawesi Utara ini, diantaranya adalah medali emas di Olimpiade Rio de Janeiro 2016, empat gelar juara dunia, dan tiga gelar juara All England. (jpc)