DEPOK – Salah satu misi Walikota Depok, Mohammad Idris yang ingin membawa Kota Depok unggul kini terwujud dengan hadirnya Depok City Operation Room (DCOR), di Lantai 5 Balaikota Depok. Ruangan berukuran cukup besar merupakan ruang kendali terpadu yang digunakan untuk memantau dan menerima data berbasis teknologi.

Walikota Depok, Mohammad Idris mengatakan, DCOR merupakan salah satu mimpi mewujudkan Kota Depok menjadi Smart City. Isi ruang kontrol tersebut, terintegrasi langsung dengan sejumlah kamera pengintai (CCTV) di sejumlah ruas jalan.

“Ini penerapan program salah satu misi Kota Depok, menyelenggarakan pelayanan publik yang profesional dan transparan,” kata Idris kepada Radar Depok, usai peresmian DCOR, Rabu (23/1).

Disamping kebutuhan teknologi, dengan hadirnya DCOR Pemkot Depok ingin adanya kelancaran, kemudahan, dan ketepatan komunikasi dengan masyarakat. Sekaligus mampu memudahkan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam segi pelayanan.

“Ini salah satu media untuk memudahkan dan melancarkan ketepatan informasi pada masyarakat termasuk sebaliknya, kami akan langsung serahkan kepada OPD terkait untuk penanganan,” jelasnya.

Di ruang DCOR, terdapat layar LED berukuran besar untuk melihat arus lalu lintas di delapan titik ruas jalan utama. Tersedia 12 unit komputer yang diperuntukkan OPD terkait untuk menerima dan menanggapi aduan masyarakat. “Saya berharap dengan adanya DCOR dapat membantu pemerintah dalam memantau seluruh kejadian kegawat daruratan di Kota Depok,” terang Idris.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Depok, Sidik Mulyono menjelaskan, pihaknya akan terus melakukan evaluasi dengan hadirnya DCOR di tengah masyarakat Kota Depok. Utamanya, akan menambah infrastruktur berupa kamera CCTV di beberapa titik, dan pemindahan beberapa server OPD yang masih belum tergabung di ruangan DCOR. Selebihnya, pihaknya juga akan meningkatkan kualitas jaringan internet dengan memasang jalur Fiber Optik (FO).

“Kita sedang kerjasama dengan seluruh operator. Saat ini sedang ada galian saluran FO bersama. Jadi nanti ke depan enggak ada lagi kabel-kabel udara. Dan ini bagian dari program smart city,” tutup Sidik. (san)