SIAP TINGKATKAN PRESTASI: Wakil Ketua Forki Kota Depok, Jean E. Rotty (dua dari kanan) dan Sekretaris Umum Forki Kota Depok, Waller Siahaan (tiga dari kanan) bersama jajaran pengurus Forki dan perwakilan perguruan se-Kota Depok pada RAT Forki Kota Depok.
SIAP TINGKATKAN PRESTASI: Wakil Ketua Forki Kota Depok, Jean E. Rotty (dua dari kanan) dan Sekretaris Umum Forki Kota Depok, Waller Siahaan (tiga dari kanan) bersama jajaran pengurus Forki dan perwakilan perguruan se-Kota Depok pada RAT Forki Kota Depok.

DEPOK – Pembinaan atlet masih menjadi fokus Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Kota Depok di 2019. Setelah menyabet gelar juara umum dari even bergengsi Senkaido Open, dan memborong 3 medali emas, 1 perak dan 2 perunggu Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2018. Mereka bertekad meningkatkan prestasi di tahun yang baru ini. Keputusan tersebut, Berdasarkan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Forki Kota Depok yang berlangsung di BRIQ Barber n Bistro Jalan Duta Raya no1, Kecamatan Cimanggis.

Wakil Ketua Forki Kota Depok, Jean E. Rotty menjelaskan, RAT merupakan agenda rutin Forki Kota Depok, guna membahas agenda pengcab satu tahun ke depan.

”Tidak ada agenda besar untuk 2019, selain mempertahankan gelar juara umum Senkaido Open dan meningkatkan prestasi atlet di level nasional,” ujar mantan atlet kumite (tanding) berprestasi tersebut.

RAT 2019 dihadiri pengurus Forki Kota Depok, dan perwakilan delapan perguruan Karate dibawah naungan Forki Kota Depok. Yakni, Inkado, Inkai, Pordibya, Wadokai, Gokasi, Gojuass, dan BKC.

Di 2019, Forki berniat mengoptimalkan perannya sebagai wadah pembinaan atlet. Meliputi atlet, pemula, junior maupun senior.

“Atlet pemula akan kami fokuskan menghadapi Senkaido Open. Sementara kadet keatas,   akan fokus ditempa untuk bersaing di level Jawa Barat maupun nasional,” papar Jean kepada Harian Radar Depok, kemarin.Seperti diketahui, Karateka pelajar binaan Forki Kota Depok berhasil meraih prestasi gemilang di Popda 2018. Berkat itu, mereka harus bersiap menghadapi Pekan Olahraga Nasional (Popnas) 2019.

Peraih medali emas di Popda tidak otomatis berhak melaju ke Popnas. Namun, harus melalui rangkaian seleksi bertahap yang dilakukan pengurus Forki Jawa Barat.

Politisi Partai Nasdem ini berharap, pembinaan yang dilakukan Forki Kota Depok mampu meloloskan para atlet bertanding di Popnas 2019.

Semoga, kata Jean, nuansa kekerabatan dan kerja sama yang terjalin antara perguruan dan pengurus pengcab sepanjang 2018, bisa berlanjut di 2019.

”Dengan begitu, semoga kami bisa mendulang prestai yang lebih baik di 2019 bersama-sama,” pungkas calon legislatif nomor urut 2 untuk daerah pemilihan Beji-Cinere-Limo tersebut.(mg2)