APRESIASI: Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) menggelar deklarasi dukungan kepada Polri dalam menciptakan kelancaran Pemilu serentak 2019. IST
APRESIASI: Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) menggelar deklarasi dukungan kepada Polri dalam menciptakan kelancaran Pemilu serentak 2019. IST

Mengalirnya Dukungan Pemilu Serentak 2019

Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) menggelar deklarasi dukungan kepada Polri dalam menciptakan kelancaran Pemilu serentak 2019.

=============

Granat dorong Polri memberantas hoax dan ujaran kebencian sehingga tidak terjadi konflik dalam pemilu dalam sistem demokrasi.

Sekretaris Jenderal Granat, Ashar Suryobroto mengatakan, menjelang Pemilu terasa ada sedikit potensi yang mengganggu persatuan dan kesatuan. Sehingga pihaknya berinisiatif mendukung Polri agar betul-betul menjaga keamanan.

“Kami juga mengajak seluruh masyarakat betul-betul menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa ini,” ujar Ashar Suryobroto saat deklarasi di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (22/1).

Kemudian, pihaknya mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar menolak calon wakil rakyat yang teridentifikasi narkotika. Sehingga DPR RI, DPRD dan DPD RI benar-benar steril dari barang haram tersebut.

“Kami mengajak KPU untuk menolak setiap calon legislatif yang diduga terlibat kasus narkoba,” sebut Ashar Suryobroto.

Granat pun mengajak seluruh rakyat Indonesia saling bergandengan tangan menjaga persatuan dan kesatuan demi eksistensi NKRI. Serta berharap masyarakat responsif membantu Polri dalam menjaga situasi kamtibmas yang sudah terpupuk selama ini.

“Jangan hanya karena pemilu kita terkoyak-koyak. Kita harus bersatu di bawah NKRI. Jadi apa yang kami lakukan sekarang ini mendukung Polri dalam menegakkan hukum-hukum Pemilu maupun undang-undang yang berlaku di negara,” tegas Ashar Suryobroto. (*)