PRODUK : Pemilik UMKM Dapur Bu Jiran, Puji Astuti menjajakan produk olahannya di salah satu gelar produk yang di adakan di halaman Balaikota Depok, beberapa waktu lalu. Foto : SANI/RADAR DEPOK
PRODUK : Pemilik UMKM Dapur Bu Jiran, Puji Astuti menjajakan produk olahannya di salah satu gelar produk yang di adakan di halaman Balaikota Depok, beberapa waktu lalu. Foto : SANI/RADAR DEPOK

Butuh niat dan kerja keras yang penuh, agar mimpi dapat terwujud. Berbeda ketika menjalankan usaha, jika tidak dengan tekad yang bulat. Namun, pemilik UMKM Dapur Bu Jiran, Puji Astuti sangat tekun mengembangkan usahanya.

LAPORAN: NUR APRIDA SANI

Berawal dari sang suami yang tidak menyukai tempe. Puji Astuti mulai mencoba mengolah tempe menjadi makanan, dan cemilan yang tidak seperti pada umumnya. Hal itu dilakukan, semata-mata agar sang suami mengikuti jejaknya, menyukai makanan asli Indonesia tersebut.

Setelah puluhan kali gagal, akhirnya dia berhasil mengajak suaminya untuk konsumsi tempe. Tidak berhenti disitu, berkat dorongan dari kedua anaknya juga. Puji Astuti mau terjun ke dunia usaha.

“Ya awalnya coba-coba bikin kreasi baru untuk bekal suami, tadinya ga bilang sama dia kalo itu ada campuran tempenya. Ternyata dia suka sampai habis makanannya,” ucapnya.

Selang waktu dua tahun sejak berdiri pada 2017. Kini, produk yang dihasilkan UMKM Dapur Bu Jiran miliknya semakin merambah pelanggan. Awalnya hanya dari mulut ke mulut, kini sudah beredar di media sosial.

Dalam dan luar Depok sudah banyak yang menjadi pelanggan setianya. Bahkan, Puji mengaku, kerap menerima pesanan hingga Timur Indonesia, Sulawesi. “Produk saya juga sudah ada sertifikat halalnya jadi baik untuk dikonsumsi,tuturnya.

Selain berlebel halal, makanan yang di produksi oleh dirinya juga sering di uji laboratorium. Guna, menjaga kebersihan dan kelayakan sebelum di konsumsi. “Saya akan terus menjalankan usaha ini, selain mengisi kegiatan di rumah juga pendapatan yang dihasilkan juga untuk menambah penghasilan keluarga,” tutup Puji.(san)