Foto : RICKY/RADAR DEPOK SIAP: Pengurus Koppasandi Kota Depok saat mendeklarasikan diri mendukung Prabowo-Sandi di Pilpres 2019, Minggu (20/1).
Foto : RICKY/RADAR DEPOK
SIAP: Pengurus Koppasandi Kota Depok saat mendeklarasikan diri mendukung Prabowo-Sandi di Pilpres 2019, Minggu (20/1).

DEPOK Sejumlah ulama dan tokoh agama di Kota Depok mendeklarasikan diri untuk mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dalam Pilpres 2019, Minggu (20/1). Mereka tergabung di dalam Komando Oelama Pemenangan Prabowo Sandi (Koppasandi).

Danjen Koppasandi, KH Abdul Rasyid mengatakan, pembentukan Koppasandi dimulai sebelum penetapan pasangan capres-cawapres. Kala itu berdasar keputusan ijtimak ulama, bersepakat mendukung pasangan Prabowo-Sandi.

“Musyawarah ulama itu atas arahan langsung Habib Rizieq Shihab,” ungkapnya kepada Radar Depok.

Pasca penetapan capres, kata dia, maka perlu dibuat semacam wadah untuk melihat kesungguhan para pengikut ulama, seperti santri, murid, jamaah, atau umat. Maka dibentuklah Koppasandi dibawah arahan ulama.

“Yang nantinya akan berjuang dan bekerja sungguh-sungguh. Tiap rumah jadi posko pemenangan. Menuju negeri aman, adil, sejahtera, disertai Allah SWT Maha Pengampun,” ungkapnya.

Ia mengatakan, pembentukan Koppasandi sudah dilakukan di berbagai daerah. Termasuk di Depok. “Untuk di Depok, kami targetkan menang 90 persen. Insyaallah,” tukasnya.

Anggota Fraksi Gerindra DPR RI, Nuroji mengaku sengat menyambut baik terhadap keberadaan Koppasandi di Depok. Dirinya pun mengaku kerap menjalin komunikasi dengan para pengurus, karena memang di pusat Koppasandi terdaftar di BPN Prabowo – Sandi.

“Seemoga bisa mengulang Pilkada DKI yang merupakan koalisi partai dan ulama. Kita harapkan ustad ini lebih bebas dalam memberikan. Inspirasi,” ujarnya.

Dia memasang target di Depok bisa menang dengan nilai kalkulasi lebih dari 80m persen. Kalau di Jawa Barat, harus lebih dari 65 persen. “Tentu kami berkaca di Pilgub Jawa Barat lalu,” pungkas Ketua Dewan Pembina DPC Partai Gerindra Kota Depok itu. (cky)