ANTUSIAS: Kapten Persikad 1999, Muhammad syahrul Ferdiyan bersama rekan sesama pemain, tim pelatih dan ofisial tim belajar bahasa inggris di SMK Mutiara, Jalan Banjaran Pucung, Kecamatan Tapos, Rabu (23/1). Foto : PERSIKAD 1999 FOR RADAR DEPOK
ANTUSIAS: Kapten Persikad 1999, Muhammad syahrul Ferdiyan bersama rekan sesama pemain, tim pelatih dan ofisial tim belajar bahasa inggris di SMK Mutiara, Jalan Banjaran Pucung, Kecamatan Tapos, Rabu (23/1). Foto : PERSIKAD 1999 FOR RADAR DEPOK

DEPOK–Manajemen klub Persikad 1999 terus berinovasi meningkatkan kualitas pemainnya. Tidak hanya keterampilan mengolah bola, mereka juga membekali para pemain dengan kemampuan berbahasa Inggris.

Seperti yang berlangsung Rabu (23/1), jajaran pemain, tim pelatih, dan ofisial klub menjalani sesi belajar bahasa inggris di Laboratorium Bahasa SMK Mutiara Depok, Jalan Banjaran Pucung, Kecamatan Tapos.

CEO Persikad 1999, Yogi Kurniawan menjelaskan, belajar bahasa inggris adalah program rutin klub sekali seminggu. Dengan durasi 1,5 jam setiap pertemuan.

Yogi dan manajemen klub menilai, kemampuan berbahasa inggris sangatlah penting. Ini sebagai bekal untuk pemain dan tim pelatih, dalam menjalani karirnya di dunia sepak bola profesional.

”Siapa tau mereka bisa bermain di klub liga 1 dan bertemu pelatih asing, atau bermain di liga luar negeri yang mewajibkan pemain asing berbahasa inggris,” ujar Yogi kepada Harian Radar Depok, Rabu (23/1).

Personnel Persikad 1999 belajar dibawah bimbingan tim pengajar dari SMK Mutiara Depok. ”Bahan ajar yang kami susun dimulai dari basic, seperti pengenalan tenses dan grammar atau tata bahasa,” paparnya.

Persikad 1999 memang diperkuat para pemain muda. Mengingat, visi manajemen membangun klub profesional yang mampu bertindak sebagai wadah pembibitan putra Depok di bidang Sepak Bola.

Karena itu, Yogi merasa bertanggung jawab membekali para pemain mudanya dengan kemampuan-kemampuan yang sekiranya bermanfaat. Baik itu dalam hal keterampilan mengolah si kulit bundar, maupun keterampilan lainnya. ”Sebab kami percaya perbekalan yang kami berikan pasti bermanfaat juga untuk klub,” ucap Yogi.

Ketua kelompok suporter Persikad Fans Curva SUD ini berharap, program dan invasi yang mereka cetuskan untuk memajukan klub, berjalan lancar dan seusai rencana.

”Dengan begitu, semoga kami bisa menjadikan Persikad 1999 sebagai klub yang dibanggakan seluruh masyarakat Kota Depok,” pungkasnya.(mg2)