ANTUSIAS: Kepala Pelatih tim Sepak Bola Pelajar Kota Depok, Masyanto memberi motifasi kepada puluhan peserta seleksi tahap 3 Popwilda di Lapangan Lembah Abadi, Kamis (24/1).Foto : IMMAWAN/RADAR DEPOK
ANTUSIAS: Kepala Pelatih tim Sepak Bola Pelajar Kota Depok, Masyanto memberi motifasi kepada puluhan peserta seleksi tahap 3 Popwilda di Lapangan Lembah Abadi, Kamis (24/1).Foto : IMMAWAN/RADAR DEPOK

DEPOK – Tim sepak bola Kota Depok untuk Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) mulai terbentuk.

Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok, Bekerja sama dengan Asosiasi Kota PSSI Kota Depok sudah menggelar tiga gelombang seleksi.

Kepala Pelatih Tim Sepak Bola Kota Depok untuk Popwilda 2019, Masyanto menjelaskan, tiga gelombang seleksi tersebut berhasil menjaring 35 pemain sebagai calon atlet pelajar Kota Depok.

“Selanjutnya, para pemain terpilih ini akan menjalani program seleksi berjalan sampai awal Juni 2019,” ujar Masyanto kepada Harian Radar Depok usai menjalani seleksi tahap 3 di Lapangan Lembah Abadi, Kecamatan Sukmajaya, Kamis (24/1).

Dia menjelaskan, rangkaian seleksi berjalan perlu dilakukan lantaran mustahil menilai permainan atlet melalui seleksi terbuka.

”Kebetulan tahun ini Disporyata bersedia memfasilitasi pemusatan latihan atlet pelajar. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya,” papar Masyanto.

Dia mengaku tidak menerapkan kriteria yang muluk-muluk. Yang penting, kata dia, pemain harus memiliki kompetensi dasar sesuai dengan posisinya.

”Misalnya gelandang, ya pemainnya harus memiliki keterampilan passing dan control bola yang bagus. Dan harus bisa mengatur keseimbangan permainan,” terangnya.

Maswanto bertekad membentuk tim yang seimbang. Yaitu, kuat dalam menyerang maupun bertahan.

Dia mengingatkan bahwa posisi para pemain di tim belum aman. Masih ada peluang tambal sulam berdasarkan progres dan perkembangan masing-masing.

”Karena itu, teruslah memberikan yang terbaik. Jaga resepct antar pemain, jaga attitude dengan pelatih, dan berlatih lah yang semangat,” imbuhnya.

Menurut Masyanto, sementara ini kemampuan para pemainnya masih merata. Jadi, semuanya memiliki peluang yang sama untuk terpilih di tim utama.

”Karena keterampilan dasar mereka pasti sama, saya mau mereka mengasah kemampuan koordinasi di lapangan. Apalagi gaya sepak bola modern menuntut perlunya koordinasi yang baik dalam pergerakan di lapangan,” ucapnya.

Pelatih tim, Iswadi menambahkan, tim pelatih bertekad meraih hasil terbaik di ajang Popwilda dan mengantarkan Kota Depok ke Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2020.

Untuk itu, dia berencana menjaring pemain terbaik dari para pemain terbaik yang sudah lolos seleksi.

”Dengan tim yang berkualitas, kami ingin mempersembahkan prestasi yang membanggakan untuk Kota Depok,” pungkasnya. (mg2)