Foto : ARNET/RADARDEPOK Kepala UPT Puskesmas Cilodong, Ambar Wijajanti
Foto : ARNET/RADARDEPOK
Kepala UPT Puskesmas Cilodong, Ambar Wijajanti

CILODONG – Legalitas imunisasi menjadi terobosan baru yang diberikan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Cilodong. Leglitas tersebut berupa sertifikat bagi ana-anak yang berusian 0-5 tahun bahwa benar dan jelas sudah mendapatkan imunisasi dari Puskesmas Cilodong.

Kepala UPT Puskesmas Cilodong, Ambar Wijajanti menegaskan penyedian sertifikat imunisasi nantinya akan menjadi salah satu tambahan untuk mendaftarkan anak ke Taman Kanak-kanak (TK), lalu untuk menyatakan bahwa anak sudah lulus Imunisasi Dasar Lengkap (IDL).

“Syarat ini diberlakukan oleh beberapa sekolah guna mencegah adanya siswa yang terkena difteri, polio, dan lainnya saat bersekolah di sekolah tersebut,” ujar Ambar di kantornya

Ada beberapa jenis imunisasi, hepatitis B, Bacillus Calmette-Guérin (BCG), Polio (bOPV) 1, DPT-HB-Hib 1, Polio (bOPV) 2, DPT-HB-Hib 2, Polio (bOPV) 3, DPT-HB-Hib 3, Polio 4, Inactivated Polio Vaccine (IPV), Measles and Rubella (MR), DPT-HB-Hib 4, dan MR lanjutan.

“Seluruh imunisasi tersebut yang ada di IDL. Biaya imunisasinya juga cukup terjangkau untuk setiap imunisasi yaitu 10 ribu,” katanya.

Namun dengan begitu, melakukan sosialisasi juga terus dilakukan agar masyarakat berbondong dapatkan IDL yang bersertifikat untuk anak-anaknya. Saat ini ada Sembilan anak yang sudah menerima itu.

“Sosialisasi akan terus dilakukan, biar masyarakat tau soal ini. InsyaAllah menularkan untuk seluruh Puskesmas di Depok,” tandasnya. (cr2)