MINIM FASILITAS: Kasubag TU Rusunawa Kota Depok, Ilham sedang menunjukan suasan di lantai empat Rusunawa yang terbengkalai. Foto : INDRA/RADAR DEPOK
MINIM FASILITAS: Kasubag TU Rusunawa Kota Depok, Ilham sedang menunjukan suasan di lantai empat Rusunawa yang terbengkalai. Foto : INDRA/RADAR DEPOK

TAPOS – Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok, Dudi Mi’raz menyebut Rusun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Cilangkap, Kecamatan Tapos, tetap diminati masyarakat meski minim akses transportasi dan sarana.

Dari tiga tower Rusunawa yang terdiri empat lantai dengan jumlah 24 unit kamar di setiap lantai, Dudi menuturkan 85 persennya kini sudah terhuni tak seperti dulu.

“Kata siapa sepi? Coba dicek saja. Sudah terisi hampir 85 persen,” kata Dudi saat ditemui wartawan di Tapos, (22/1).

Disinggung mengenai minmnya fasilitis di Rusunawa tersebut apa Pemkot Depok dia tidak membantah atau membenarkan Rusunawa minim fasilitas.

Dudi hanya mengatakan bahwa Pemkot Depok masih berupaya menyediakan fasilitas yang layak bagi penghuni Rusunawa. Terlebih ketika ditanya berapa anggaran untuk membenahi hunian bagi kelas pekerja itu, Dudi hanya menjawab singkat dan berlalu meninggalkan wartawan.

“Insya Allah kita lengkapi (fasilitasnya). Kita koordinasi dengan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) lain,” ujarnya.

Sebagai informasi, penghuni Rusunawa yang berlokasi di Kelurahan Cilangkap, Tapos sejak lama mengeluhkan ketiadaan akses transportasi dan sarana.

Ketiadaan akses transportasi tak hanya membuat penghuni sulit mengakses fasilitas kesehatan dan ibadah, pun dengan ketiadaan lift barang. (dra)