DEPOK-Empat SMP terlibat tawuran di bukit Barisan Kelurahan/Kecamatan Limo, Selasa (22/1) sekira pukul 17.30 WIB. Akibat ulah yang barbar tersebut, tiga pelajar mesti dilarikan ke rumah sakit. Peristiwa berdarah ini terjadi lantaran empat SMP : Mts Hidayatul Umam Cinere bergabung dengan SMP Arrahman Citayam melawan Tadika Pertiwi Cinere yang bergabung dengan SMP 9 Terbuka Pancoran, sudah saling janjian.

Paur Humas Polresta Depok, Ipda I Made Budi mengatakan, tawuran tersebut mengakibatkan tiga pelajar NW (14) siswa Mts Hidayatul Ummam, ZP (14) siswa SMP Arrahman Citayam, AS (14) siswa Mts Hidayatul Ummam kritis. Mereka terkena luka sabetan senjata tajam di bagian kepala dan lengan.

“Kami mendapatkan Informasi dari sekuriti Klinik Prima Husada yang mendapati tiga orang anak sekolah yang luka-luka. Karena curiga akibat dari melakukan tawuran, kemudian melaporkan ke Polsek Limo,” terangnya.

Adanya informasi dan mendapatkan keterangan dari korban serta saksi. Polisi langsung melakukan penyisiran di lokasi kejadian hingga ke Perum Graha. Kemudian, didapatkan pelajar yang terlibat tawuran dan diduga sebagai pelaku pembacokan, berhasil diamankan. Sebanyak sembilan pelajar diamankan di Polsek Limo. “Saat ini, sembilan pelajar tersebut sudah diamankan beberapa anak yang sedang nongkrong,” katanya.

Mereka adalah FA, IH, AP, AS, RR, AA siswa SMP Hidayatul Ummam, dan FA dari SMP Arrahman Citayam, A tidak sekolah, MF alias A siswa SMK Tadika Pertiwi. Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa senjata tajam dan kendaraan roda dua.

Penyidik Polsek Limo kini tengah mendalami dan tidak kemungkinan ada pelaku lainya. “Ada barang bukti 5 buah celurit, 1 besi dan 4 motor. Kami akan telusuri kejadian dan memeriksa para pelaku,” ujarnya.

Sementara, Kapolsek Limo, Kompol Iskandar mengungkapkan, ketiga korban yang kena bacok telah dibawa ke RS Fatmawati, untuk mendapatkan perawatan itensif tim dokter.

Menurut dia, anggotanya telah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi. “Setelah kami lakukan olah TKP bersama Kanit Reskrim Polsek Limo Iptu Wasgiyono dengan anggota, saksi yang dibawa dari lokasi kejadian ada empat orang dan sudah dimintai keterangan,” ucapnya.

Mantan Kasi Propam Polresta Depok ini menambahkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk menangkap para pelaku. “Tim di lapangan masih melakukan penyelidikan. Sudah kami dapatkan nama-nama terduga pelaku yang melakukan penyerangan hingga korban dibacok. Hanya tinggal menunggu waktu (untuk ditangkap),” paparnya.

Peristiwa tawuran itu terjadi pada Selasa (22/1/2019) sekitar pukul 18.00 WIB. Belum diketahui pemicunya, namun dua kelompok pelajar SMP swasta di wilayah Limo dan Cinere itu saling menyerang di tengah hujan deras yang mengguyur.(rub)