SANI/RADAR DEPOK
DILEPAS: Serah terima pemberangkatan tim penjangkauan oleh kabid rehabilitasi sosial mewakili plt kadis sosial.

 

DEPOK – Dinas Sosial Kota Depok menertibkan sepuluh Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang terlantar, usai penyisiran ke lapangan. Para ODGJ langsung diamankan dan dirawat di RS Marzoeki Mahdi Bogor, kemarin (27/2).

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinsos Depok, Nita Ita Hernita mengatakan, para ODGJ ditertibkan guna mendapatkan perawatan khusus (penyembuhan) dari RS Marzoeki Mahdi. Penertiban ini masuk dalam kegiatan penjangkauan dan pembinaan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

“Dalam penertiban ini kami bersama lintas OPD, Satpol PP dan Dinas Kesehatan mengerahkan 50 personel, menyisir para ODGJ di jalan,” kata Nita kepada Radar Depok.

Nita menjelaskan, dalam masa perawatan para ODGJ diberikan pendampingan, terutama bagi mereka yang tinggal seorang diri. Perawatan berupa penanganan psikologis, dan penanganan sosial.

“Apabila ada keluarganya nanti akan kami kembalikan langsung, karena selama masa perawatan ini Dinsos juga sambil mencari tahu keberadaan keluarganya,” ujar Nita.

Adapun berbagai macam metode yang digunakan dalam proses penyembuhan. Di antaranya, aktivitas terapi kelompok, psikoterapi, psikoedukasi, rehabilitasi, psikososial, dan spiritual.

“Saat ini, tidak hanya peran Pemkot Depok saja melainkan seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan guna menangani kasus ODGJ. Segera laporkan jika ada ODGJ, mereka akan kita rujuk ke rumah sakit,” pungkasnya.

Tim gabungan yang terbagi dalam tiga tim tersebut, menyisir ODGJ di sepanjang Jalan Margonda, Jalan Raya Sawangan dan Jalan Citayam Raya. (san)