ILUSTRASI
ILUSTRASI

Pemprov DKI Godok HargaTiket

 

JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih menggarap harga tiket untuk angkutan Moda Raya Terpadu (MRT) yang rencananya akan diluncurkan pada Maret 2019.

 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan belum ada kesepakatan soal nominal harga tiket MRT. Karena, harga tiket yang nanti dijual adalah tiket MRT yang sudah terintegrasi atau terhubung dengan moda angkutan lain.

“Iya (tiket yang terintegrasi) saat ini tarif sedang didalam proses akhir untuk kita menentukan. Perhitungan-perhitungan semua sudah selesai sebetulnya,” kata Anies di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (31/1).

PT. MRT Jakarta sendiri sudah mencetak sebanyak 954.000 tiket khusus untuk digunakan para calon penggunanya. MRT pun sudah bekerjasama dengan Bank Indonesia mengenai sistem pembayaran moda trasportasi ini dengan melalui kartu uang elektronik.

“Kemudian kita juga akan lakukan kerja bersama BI kalau tidak salah sekarang sedang pengujian dengan BI untuk kita bisa menggunakan tiketnya,” Jelas Anies.

Namun, saat ditanya mengenai harga tiket ini Anies menyebut akan diumunkan dalam waktu dekat ini sampai akhir bulan Februari 2019 ini.

“Kita umumkan Februari mungkin pertengahan atau akhir,” tutupnya.

Untuk diketahui, pengerjaan MRT  fase 1 dari Bundaran HI sampai Lebak Bulus saat ini telah mencapai 98,59 persen atau kurang 1,4 persen lagi dan diperkirakan MRT akan beroperasi pada Maret 2019. (rmol)