Pemain Qatar, Almoez Ali, melakukan sujud syukur usai Timnas Qatar berhasil melaju ke final Piala Asia 2019 (the-afc.com)
Pemain Qatar, Almoez Ali, melakukan sujud syukur usai Timnas Qatar berhasil melaju ke final Piala Asia 2019 (the-afc.com)

ASIA-Timnas Qatar mengukir sejarah sepanjang keikutsertaannya di pentas Piala Asia. Tim asuhan Félix Sánchez Bas itu untuk pertama kali mampu melaju ke final Piala Asia pada edisi 2019 ini. Mereka melakukannya usai membungkam tuan rumah Uni Emirat Arab (UEA) dengan skor telak 4-0.

Kemenangan besar tersebut di luar prediksi. Awalnya UEA yang diunggulkan bisa melaju ke final karena status mereka sebagai tuan rumah. Namun, fakta di lapangan jauh berbeda. Qatar yang merupakan tuan rumah Piala Dunia 2022 mendatang tampil luar biasa dengan mencetak 4 gol tak berbalas.

Felix Sanchez menegaskan bahwa keberhasilan itu bukti tim asuhannya kini layak diperhitungkan di kawasan Asia dan bahkan dunia. Pelatih asal Spanyol itu mengatakan itu merupakan bukti kesiapan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.

“Keberhasilan ini merupakan kebahagiaan rakyat Qatar. Kami tentunya ingin meneruskan kebahagiaan itu dengan trofi juara. Ini juga menjadi bukti bahwa kami siap unjuk kemampuan sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022,” tutur Felix Sanchez.

 

Qatar bakal meladeni Jepang di partai puncak. Jepang sendiri lolos ke final usai menyingkirkan Iran dengan skor 3-0. Bagi Jepang, ini merupakan final kelima di Piala Asia. Hebatnya, dari 4 final sebelumnya, Jepang selalu mengakhirinya dengan gelar juara. Mereka melakukannya pada 1992, 2000, 2004, dan 2011.

Jepang saat ini menjadi tim tersukses di pentas Piala Asia dengan 4 gelar. Tentunya, mereka ingin mengokohkan dominasi di Asia dengan mencoba meraih gelar kelima. Pesaing terdekat baru meraih 3 gelar yakni Arab Saudi dan Iran.(JPC)