ILUSTRASI
ILUSTRASI

 

BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) ‎Bandung segera membangun fly over (jalan layang) di Jalan Soekarno-Hatta.

 

Pembuatan jalan layang ini akan dibantu pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

 

Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna menjelaskan, informasi itu diperolehnya saat mengikuti rapat di Kementerian PUPR pada Senin (28/1) lalu. Rapat tersebut juga sekaligus membahas mengenai tindaklanjut proyek pembuatan Bandung Intra Urban Toll Road‎(BIUTR).

 

“Kemarin mereka menyampaikan BIUTR punya semangat komitmen tetap bisa berlanjut. Tetapi akan melihat visiblitasnya dulu. Kemarin di ekspose Kementerian PUPR, nanti di sana (Jalan Soekarno-Hatta) ada fly over,” kata Ema di gedung DPRD Kota Bandung (Rabu, 30/1).

 

Fly over yang dibangun itu mulai persimpangan Jalan Soekarno Hatta-Jalan Ibrahim Adjie dekat Kantor Samsat hingga ke dekat persimpangan Batununggal. Kemudian dari Jalan Kopo menuju Jalan Leuwi Panjang.

 

“Jalan Soekarno Hatta-Ibrahim Adjie ada fly over turunannya ke Batununggal, berarti melompati dua intersection, kemudian perempatan Kopo dengan Leuwi Panjang. Bahkan itu kaitannya dengan progress pembebasan lahan itu pihak provinsi yang melakukan. Itu belum diperlihatkan gambar cuma baru informasi,” paparnya.

 

Namun untuk Detail Engeenering Design (DED) ataupun perihal pembiayaanya, ia belum tahu.

 

“Dana persisnya apakah dari pusat atau dari mana berkaitan dengan JICA saya belum paham. Tetapi yang jelas pemerintah provinsi dan pemerintah kota ada istilahnya budget sharing di titik tertentu kaitannya untuk pembebasan lahan di beberapa trase,” jelasnya.

 

Ema memastikan bahwa pemerintah pusat sangat serius untuk mewujudkan proyek BIUTR. ‎Jalan dari Pasteur ke Gedebage itu bahkan sudah mulai digarap. Saat ini tinggal memperbaharui isi MoU.

 

“Kalau saya lihat yang akan diselesaikan kan sekarang sudah berproses tingal dua kilometer lagi yang interchange 149. Nah, itu mau dituntaskan yang nantinya nyambung ke Jalan Soekarno Hatta,”‎ ulasnya.

 

Nanti akan ada pertemuan lanjutan untuk membahas proyek BIUTR ini bersama pemerintah pusat. Pastinya, tegas dia, Pemkot Bandung siap berkoordinasi dan bersinergi mewujudkan pembangunan infrastruktur jalanan di wilayahnya. Termasuk, rencana pembuatan dua jalan layang di Jalan Soekarno Hatta.

 

“Buat kita ini kabar gembira, kalau ini sampai bisa terealisasi ini sangat luar biasa. Saya yakin ini akan memberikan pengaruh besar dan signifikan terhadap upaya mereduksi kemacetan di Kota Bandung,” pungkasnya. (rmol)