KEMELUT: Penggawa tim Putra AFK Depok beraksi dalam lanjutan Piala AFP Jawa Barat 2019 di GOR Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Selasa (26/3). Foto: AFK DEPOK FOR RADAR DEPOK
KEMELUT: Penggawa tim Putra AFK Depok beraksi dalam lanjutan Piala AFP Jawa Barat 2019 di GOR Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Selasa (26/3). Foto: AFK DEPOK FOR RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kontingen Asosiasi Futsal Kota (AFK) Depok terus berjuang demi hasil terbaik di Piala AFP Jawa Barat 2019. Pada hari pertama, Senin (25/3), tim putra mengawali kompetisi dengan cukup baik.

Meskipun harus ditahan imbang 2-2 oleh perwakilan AFK Sukabumi, tim asuhan coach Bagus Ramosz Ardiansyah berhasil membuktikan kualitasnya. Keesokan harinya, (26/3), mereka kembali bermain imbang dengan AFK Sumedang. Artinya, nasib mereka bergantung pada pertandingan pamungkas grup E melawan Kota Bogor, sore nanti (27/3).

Sementara itu, tim putri berhasil menaklukkan AFK Indramayu dengan skor, 5-3 dalam partai pamungkas Grup A, kemarin. Mereka menepis keraguan yang lahir setelah menelan kekalahan 2-0 dari Kabupaten Cianjur, sehari sebelumnya. Di venue kompetisi, GOR Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

Tim asuhan coach Randy Aditia ini, tinggal menunggu hasil pertandingan antara Kabupaten Cianjur melawan Indramayu, hari ini.

Sektretaris AFK Kota Depok, Epi Bahri mengapresiasi perjuangan tim dua hari terakhir. Dia berharap, tim tetap bisa bermain enjoy di sisa pertandingan. Tidak perlu merasa terbebani apapun hasilnya. ”Karena terget AFK Depok di even ini adalah mempersiapkan tim untuk Porda 2022, tidak berhenti di Piala AFP 2019 ini,” tegas Epi.

Epi berharap, partisipasi di Piala AFP 2019 menjadi kesempatan berharga bagi pengurus, pelatih dan pemain untuk merasakan atmosfer pertandingan di level provinsi. ”Paling tidak, biar bisa membaca peta kekuatan dan gambaran umum tentang perkembangan tim-tim futsal se-Jawa Barat,” paparnya. (mg2)