BAHAYA: Para pengendara yang melintas tampak mencoba menghindari lubang di Jalan Raya Bogor KM 31. Foto: INDRA SIREGAR/ RADAR DEPOK
BAHAYA: Para pengendara yang melintas tampak mencoba menghindari lubang di Jalan Raya Bogor KM 31. Foto: INDRA SIREGAR/ RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, CIMANGGIS – Para pengguna jalan yang biasa melintasi Jalan Raya Bogor patut waspada. Pasalnya, jalan penghubung Kota Bogor dan Jakarta tersebut kini memiliki kerusakan di beberapa sisinya. Salah satu yang cukup meresahkan yaitu lubang yang memanjang di Jalan Raya Bogor Kilometer 31, tepat di depan Rumah Sakit Ibu dan Anak Tumbuh Kemban, di seberang Jalan Radar Auri, Kecamatan Cimanggis.

Tariyum, pedagang warung kelontong di samping RSIA Tumbuh Kembang mengatakan lubang tersebut sudah ada sejak satu bulan belakangan.

Dia mengungkapkan, sejak adanya lubang tersebut hampir setiap hari dia melihat para pengendara motor, khususnya roda dua mengalami kecelakaan akibat tidak menyadari lubang tersebut.

“Hampir setiap hari ada saja yang kecelakaan di sini. Terakhir ada bapak–bapak jatuh bibirnya sampai sobek,” kata Tariyum kepada Radar Depok, Rabu (20/3).

Dia menduga kerusakan jalan tersebut akibat terkikis aliran air yang bersumber dari hulu jalan yang menurun tersebut namun dia tidak bisa memastikan dari mana sumber aliran air tersebut.

“Kalu diperhatikan sih kaya terkikis air, soalnya arah air sama lubangnya sama,” bebernya.

Hingaa saat ini belum ada upaya dari Pemerintah Kota Depok maupun pusat untuk memperbaiki jalan tersebut. Wajar bila Tariyum merasa khawatir akan timbulnya korban–korban yang laing akibat lubang jalan yang memanjang hampir setengah dari ukuran jalan menuju Jakarta tersebut.

“Sampai sekarang belum ada yang memperbaiki jalan. Takutnya timbul korban lagi, kan kasihan,” pungkasnya. (dra)