Beranda Utama Mahasiswa Tewas di Kolam Renang

Mahasiswa Tewas di Kolam Renang

0
Mahasiswa Tewas di Kolam Renang
TAK BERNAYAWA: Mahasiswa Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) SEBI Depok bernama Yusup Hermawan (19) ditemukan tewas di kolam renang Tirtamaya 1 Sawangan, Kota Depok, Rabu (27/3/2019) petang. Foto: IST
TAK BERNAYAWA: Mahasiswa Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) SEBI Depok bernama Yusup Hermawan (19) ditemukan tewas di kolam renang Tirtamaya 1 Sawangan, Kota Depok, Rabu (27/3/2019) petang. Foto: IST

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Seorang mahasiswa Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) SEBI Depok, Yusup Hermawan ditemukan tewas. Belum diketahui secara pasti pria 19 tahun tersebut meninggal di kolam renang Tirtamaya 1 Sawangan, Rabu (27/3/2019) petang.

Kapolsek Sawangan, Kompol Suprasetyo menerangkan, Yusup ditemukan tewas oleh temannya sekitar pukul 16:00 WIB di kolam renang. Sebelum tewas, mahasiswa warga Kabupaten Garut itu tengah berenang bersama 34 orang rekannya.

“Saat mereka lagi berenang ramai-ramai, tiba-tiba melihat korban sudah tak sadarkan diri,” ujar Suprasetyo kepada Harian Radar Depok, Kamis (28/3).

Suprasetyo menjelaskan, Yusup bersama puluhan rekannya tiba di kolam renang Tirtamaya 1 sekitar pukul 10:00 WIB. Di sana, mereka tidak langsung berenang, melainkan mengadakan acara diskusi hingga sekitar pukul 15:00 WIB. Seusai berdiskusi, Yusup dan teman-temannya pun berenang di kolam renang umum tersebut.

Hingga kira-kira pukul 16:00 WIB, para mahasiswa masih asyik bermain air. Namun, seorang mahasiswa, Dodi, tiba-tiba melihat benda tak bergerak yang dikiranya sebuah patung. Saat didekati, ternyata benda tersebut adalah tubuh Yusup yang tengah mengambang.

“Saksi Dodi sempat mengira melihat patung. Tapi setelah dicek ternyata tubuh korban,” beber kapolsek..

Melihat Yusup tak bergerak, kegiatan berenang pun sontak usai. Dodi dan rekan-rekannya langsung melarikan Yusup ke RSUD Depok di Jalan Raya Sawangan, menggunakan mobil milik pihak pengelola kolam renang Tirtamaya 1.

Sayangnya, nyawa Yusup tak tertolong. Ketika diperiksa, dokter RSUD Depok menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia. Jasadnya lalu dibawa ke kampung halamannya di Garut, Jawa Barat, untuk dimakamkan.

“Pihak keluarga korban meminta kepada pihak STEI SEBI untuk mengantarkan jenazah ke rumah korban di Garut. Selanjutnya pihak STEI SEBI mengantarkan jenazah menggunakan mobil ambulans RSUD Kota Depok,” kata Suprasetyo.

Dia menambahkan, berdasarkan hasil visum luar, tidak ditemukan tanda-tanda adanya tindak kekerasan terhadap tubuh korban. “Tidak ada yang mencurigakan. Korban diduga tewas karena tenggelam,” tandasnya.(san)