ORASI POLITIK: Ketua Dewan Pembina DPC Partai Gerindra Kota Depok, Nuroji saat memberikan sambutan dalam HUT ke-11 Partai Gerindra yang dilaksanakan di halaman parkir Ruko Arcade, Jalan Boulevard GDC, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya. Foto: Ricky / Radar Depok
ORASI POLITIK: Ketua Dewan Pembina DPC Partai Gerindra Kota Depok, Nuroji saat memberikan sambutan dalam HUT ke-11 Partai Gerindra yang dilaksanakan di halaman parkir Ruko Arcade, Jalan Boulevard GDC, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya. Foto: Ricky / Radar Depok

Ketua Dewan Pembina DPC Partai Gerindra Kota Depok, Nuroji menegaskan, tim pemenangan Pasangan Capres dan Cawapres Nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menargetkan suara hingga 80 persen di Kota Depok.

Laporan : Ricky Juliansyah / Radar Depok

Nuroji yang juga Anggota Komisi X DPR RI ini memiliki keyakinan kuat untuk mewujudkan angka tersebut, salah satunya karena sosok Sandiaga Uno yang dipercaya dapat merangkul kaum milenial untuk memenangkan pasangan nomor urut 02 tersebut.

“Hal ini perlu upaya ekstra, mengingat banyak kalangan milenial yang belum melek politik,” kata Nuroji.

Nuroji, yang merupakan salah satu juru kampanye nasional Prabowo-Sandi. Nuroji optimistis, capaian itu akan terwujud, karena figur Sandiaga juga dianggap sebagai sosok yang sesuai dengan harapan kaum millenial.

Nuroji yang kembali maju sebagai Caleg DPR RI Dapil Jabar 6 (Kota Depok-Kota Bekasi) nomor urut 1 dari Partai Gerindra itu mengatakan, dari sekira satu juta pemilih milenial yang di Depok, dia menargetkan 80 persen suara. Namun, Nuroji menyadari itu bukanlah hal mudah, sebab tingkat partisipasi kaum millenial masih terlalu rendah.

Karenannya, perlu upaya untuk merangkul kaum millenial untuk berpartisipasi dalam pemilihan, di Gerindra sendiri memiliki sayap-sayap partai yang melekat dengan kepemudaan, seperti Tidar, Satria dan lainnya.

“Beberapa komunitas saya juga sebenarnya komunitas millenial, tapi saya belum secara terang-terangan mengajak mereka berpolitik. Harus pelan-pelan, kalau langsung mereka belum siap. Jadi, kita sosialisasikan nanti,” ucap Nuroji. (*)