Beranda Satelit Depok Satukan Suara, Dukung Casleg Asal Maluku

Satukan Suara, Dukung Casleg Asal Maluku

0
Satukan Suara, Dukung Casleg Asal Maluku
SATU SUARA: Sejumlah warga Maluku Tenggara saat berdiskusi menetukan arah pilihan dalam Pemilu mendatang nanti, di Jalan Dempo Raya, Kelurahan Abadi Jaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok. Foto: ARNET/RADARDEPOK 
SATU SUARA: Sejumlah warga Maluku Tenggara saat berdiskusi menetukan arah pilihan dalam Pemilu mendatang nanti, di Jalan Dempo Raya, Kelurahan Abadi Jaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok. Foto: ARNET/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM, SUKMAJAYA – Menyatukan barisan dalam ikut serta perhelatan pesta akbar demokrasi, pemilu 2019, membuat sejumlah masyarakat perantau dari Maluku Tenggara bermusyawarah menentukan arah mulai dari pilpres hingga pileg tingkat Kota.

Keputusan bulat sesuai dengan kesepakatan bersama yakni akan memberikan suara penuh kepada Calon Legislatif Kota Depok yang mempunyai darah Maluku. Hal ini disampaikan Ketua Musyawarah Warga Maluku Tenggara, Stefi Rutman beberapa hari lalu saat disambangi kediamannya di kawasan Kecamatan Sukmajaya.

“Untuk pilpres kami belum, tapi untuk caleg sudah pasti kami berikan sepenuhnya suara kami untuk caleg perwakilan dari daerah kami, yaitu Maluku Tenggara,” kata Stefi kepada Radar Depok.

Menurutnya, sudah saatnya putra-putri daerah Maluku Tenggara mampu duduk di kursi wakil rakyat di Kota Depok. Agar kami selaku masyarakat Maluku Tenggara bisa memberikan pendapat lewat caleg yang berdarah tanah kelahiran kamu.

“Itu sudah panggilan hati nurani dan adat istiadat, apabila ada saudara kami menyalonkan diri sebagai caleg, pasti kami dukung penuh. Ini bentuk jelas bahwa dari daerah kami mampu bersaing dengan Caleg lainnya,” tambahnya.

Memang ada satu nama yang merujuk pada pilihan warga Maluku Tenggara khususnya Daerah Pilihan Sukmajaya, yakni Caleg DPRD Kota Depok, Nomor Ururt 6, Angelieke Jeanette, sebab hanya perempuan itu yang mengalir darah Maluku Tenggara.

Namun saat disinggung soal kepastian nama, Stefi yang juga aktif di politik enggan mengatakan. Ia hanya mengatakan bahwa media dan masyarakat juga sudah tahu suara warga Maluku Tenggara untuk siapa.

“Yang paling penting pemilu harus berjalan dengan damai, tanpa ada perpecahan. Mari nikmati kebebasan demokrasi ini dengan pemikiran dewasa, layaknya negara maju,” pungkasnya. (cr2)