AKTIFITAS PASAR TRADISIONAL : Warga beraktifitas di kawasan Pasar Kemiri Muka, Kecamatan Beji, Selasa (19/3). Foto: AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
AKTIFITAS PASAR TRADISIONAL : Warga beraktifitas di kawasan Pasar Kemiri Muka, Kecamatan Beji, Selasa (19/3). Foto: AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Bagaimana kabar Pasar Kemirimuka. Nah kemarin, ternyata proses gugatan di Pengadilan Negeri (PN) Kota Depok yang diajukan Pemkot Depok masih berlangsung. Malah, saat ini pemkot sedang menambah bukti-bukti baru dalam sidang gugatan.

Kepala Bagian (Kabag) Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Kota Depok, Salviadona mengatakan, PT Petamburan Jaya Raya (PJR) diduga melawan hukum. Karena sampai hari ini belum melaksanakan kewajibannya menyerahkan tanah seluas 2,6 hektar, yang saat ini digunakan sebagai lahan Pasar Kemirimuka.

Dia mengatakan, Pemkot Depok akan terus berupaya menambah bukti-bukti baru, dalam sidang gugatan yang ditujukan ke PT Petamburan Jaya Raya. “PT PJR belum beritikad baik untuk menyerahkan lahan Pasar Kemirimuka,” terang Salviadona kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Sementara, Pedagang Pasar Kemirimuka masih tetap bertahan di lahan yang bersengketa tersebut. Menurut kuasa hukum pedagang Pasar kemirimuka, Leo Prihardiansyah. Pedagang juga sedang membantu pemkot mengumpulkan bukti-bukti baru.

Dia juga mengatakan, pedagang masih tetap konsisten kalau lahan tersebut merupakan tanah milik Negara. Dan seharusnya dikelola oleh Negara, dalam hal ini Pemkot Depok.(rub)